MA Darus Salam – 18 April 2026 | Pada Rabu sore, tepatnya pukul 14.15 waktu setempat, dua unit pesawat mengalami insiden di landasan pacu Bandara Internasional Indira Gandhi, Delhi. Kejadian tersebut terjadi di dekat Terminal 1 saat kedua pesawat sedang melakukan manuver pada landasan. Salah satu pesawat milik maskapai SpiceJet baru saja mendarat dari Leh, sementara pesawat lain yang dioperasikan oleh Akasa Air sedang bersiap untuk lepas landas menuju Hyderabad.
Seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan selamat. Tidak ada laporan mengenai luka ringan atau serius, bahkan tidak ada korban jiwa. Proses evakuasi dilakukan secara tertib oleh tim ground handling masing-masing maskapai. Penumpang yang berada di kabin SpiceJet serta Akasa Air berhasil dikeluarkan dari pesawat dan dipindahkan ke area penumpang yang aman di terminal.
Juru bicara Akasa Air mengkonfirmasi bahwa pesawat mereka dalam keadaan diam pada saat terjadi kontak. Setelah insiden, pesawat tersebut segera ditarik kembali ke area apron untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pihak SpiceJet melaporkan kerusakan pada sayap B737-700 milik mereka, khususnya pada bagian winglet kanan yang mengalami goresan akibat benturan.
Maskapai masing-masing telah mengambil langkah cepat untuk meminimalkan gangguan jadwal penerbangan. Akasa Air tengah mengatur transportasi alternatif bagi penumpang yang semula akan melanjutkan penerbangan ke Hyderabad. SpiceJet juga menyiapkan rencana penggantian pesawat yang terdampak, sekaligus menunggu hasil inspeksi teknis menyeluruh sebelum mengembalikan pesawat ke layanan reguler.
Bandara Internasional Indira Gandhi bersama otoritas penerbangan sipil India (DGCA) telah membuka penyelidikan awal untuk mengidentifikasi penyebab utama insiden. Fokus utama penyelidikan meliputi prosedur komunikasi antara pilot dan kontrol menara, serta koordinasi manuver di landasan yang sering kali menjadi titik kritis pada bandara dengan volume lalu lintas tinggi. Hasil temuan diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan prosedur operasional standar guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan yang ketat di lingkungan bandara internasional. Meskipun tidak menimbulkan korban, kerusakan pada struktur pesawat dan potensi risiko bagi penumpang menuntut respons cepat dan koordinasi yang solid antara maskapai, otoritas bandara, serta tim penyelamat. Dengan semua penumpang selamat dan langkah-langkah perbaikan yang telah dijalankan, diharapkan kepercayaan publik terhadap keamanan penerbangan di India tetap terjaga.











