MA Darus Salam – 16 April 2026 | Intel resmi meluncurkan generasi terbaru chipset Core Ultra Series 3 di pasar Indonesia, menandai era baru bagi laptop yang menggabungkan kekuatan komputasi tradisional dengan kemampuan kecerdasan buatan (AI) terintegrasi. Chipset yang sebelumnya dikenal dengan kode sandi Panther Lake kini hadir dengan nama resmi Intel Core Ultra Series 3, membawa inovasi yang belum pernah terlihat pada laptop konsumen di tanah air.
Berbagai produsen perangkat keras ternama, termasuk ASUS, Acer, Dell, HP, Lenovo, dan MSI, telah menyiapkan rangkaian produk yang ditenagai oleh chipset ini. Laptop‑laptop tersebut dapat ditemukan di pusat perbelanjaan elektronik maupun toko daring resmi, memberikan pilihan yang luas bagi profesional, kreator konten, hingga gamer.
Keunggulan utama Intel Core Ultra Series 3 terletak pada proses fabrikasi 18A yang sangat mutakhir. Teknologi ini memungkinkan integrasi komponen yang lebih padat tanpa mengorbankan suhu operasional, sehingga perangkat tetap dingin meski menjalankan beban kerja berat. Selain itu, arsitektur baru ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan beban kerja AI yang kini semakin kompleks.
Di dalam satu keping silikon, terdapat tiga unit utama yang beroperasi secara bersinergi: CPU, GPU, dan Neural Processing Unit (NPU). NPU yang terintegrasi mampu menghasilkan hingga 50 TOPS (Trillions of Operations Per Second), memberikan percepatan signifikan pada aplikasi AI seperti asisten virtual, pengeditan video berbasis AI, dan fitur keamanan biometrik yang responsif.
Berikut rangkuman spesifikasi teknis utama Intel Core Ultra Series 3:
- Proses fabrikasi: Intel 18A
- CPU: Core generasi terbaru dengan peningkatan IPC dan kecepatan clock dinamis
- GPU: Intel Xe3 dengan dukungan rendering real‑time dan peningkatan performa gaming
- NPU: Integrated Neural Processing Unit dengan kapasitas hingga 50 TOPS
- Efisiensi daya: Konsumsi energi lebih rendah dibanding generasi sebelumnya, memungkinkan baterai lebih tahan lama
- Desain: Laptop tipis dan ringan dengan pendinginan pasif yang efisien
Grafis Xe3 menjadi sorotan tersendiri. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Xe3 menawarkan kualitas gambar yang lebih hidup, dukungan resolusi tinggi, serta stabilitas frame rate yang diperlukan untuk game modern pada perangkat tipis. Kombinasi antara CPU, GPU, dan NPU memungkinkan beban kerja AI diproses secara lokal, mengurangi ketergantungan pada koneksi cloud dan mempercepat respons aplikasi.
Harry K. Nugraha, pimpinan Intel Indonesia, menegaskan pentingnya peluncuran ini bagi ekosistem teknologi nasional. Ia menyatakan, “Intel Core Ultra Series 3 merupakan langkah maju yang signifikan dalam roadmap komputasi client kami. Teknologi ini dirancang untuk memberdayakan pengguna Indonesia dalam menghadapi tantangan digital masa depan dengan asisten pintar yang lebih personal dan responsif.” Pernyataan tersebut menekankan bahwa inovasi ini tidak hanya meningkatkan performa, tetapi juga menambah nilai produktivitas bagi pengguna bisnis dan kreatif.
Secara global, Intel mencatat lebih dari 200 desain laptop unik yang akan menggunakan chipset ini. Di Indonesia, segmentasi produk mencakup laptop kelas premium untuk eksekutif, laptop bisnis yang menekankan mobilitas, hingga laptop gaming berperforma tinggi untuk para atlet e‑sports. Dengan daya tahan baterai yang meningkat dan desain yang lebih ramping, produk ini cocok untuk profesional yang sering berpindah tempat kerja.
Investasi pada laptop dengan NPU terintegrasi menjadi pilihan logis bagi perusahaan dan individu yang mengutamakan efisiensi kerja. Asisten pintar yang dapat dijalankan secara offline mempercepat proses administratif, analisis data, serta produksi konten kreatif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di era transformasi digital yang cepat.
Dengan semua keunggulan yang ditawarkan, Intel Core Ultra Series 3 diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam pemilihan laptop di pasar domestik. Konsumen kini tidak lagi hanya menilai kecepatan prosesor, melainkan juga sejauh mana perangkat mampu membantu aktivitas sehari‑hari secara cerdas dan efisien.
Keberadaan chipset ini menandai langkah penting bagi ekosistem teknologi Indonesia, membuka peluang bagi pengembang aplikasi AI lokal, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar utama bagi inovasi hardware global.




