Pasundan Muaythai Championship Tasikmalaya Batasi Kuota 140 Petarung, Antusiasme Tinggi Pecah Rekor

Liana Ulrica

April 20, 2026

Pasundan Muaythai Championship Tasikmalaya Batasi Kuota 140 Petarung, Antusiasme Tinggi Pecah Rekor
Pasundan Muaythai Championship Tasikmalaya Batasi Kuota 140 Petarung, Antusiasme Tinggi Pecah Rekor

MA Darus SalamPasundan Muaythai Championship yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami lonjakan minat pendaftaran yang jauh melampaui ekspektasi panitia. Awalnya, penyelenggara menargetkan sekitar 100 atlet untuk mengisi 50 partai pertandingan, namun respons luar biasa dari komunitas muay thai regional memaksa mereka menyesuaikan kapasitas menjadi 140 petarung. Keputusan strategis ini diambil untuk menjaga kualitas kompetisi sekaligus memastikan keselamatan semua peserta.

Panitia penyelenggaraan, yang dipimpin oleh Ketua Komite Olahraga Kabupaten Tasikmalaya, Bapak Dedi Supriyadi, menjelaskan bahwa batas kuota 140 dipilih berdasarkan analisis fasilitas yang tersedia, termasuk arena utama, ruang ganti, serta tim medis. “Kami ingin memberikan kesempatan seluas‑luasnya bagi atlet, namun tetap harus mengontrol jumlah peserta agar tidak mengorbankan standar keamanan dan kelancaran pertandingan,” ujarnya dalam konferensi pers pada 18 April 2026.

Antusiasme tinggi ini tidak hanya datang dari atlet profesional, melainkan juga dari atlet amatir yang berlatih di klub-klub muay thai di seluruh Jawa Barat dan sekitarnya. Beberapa klub terkenal, seperti Tasik Muaythai Club, Bandung Fight Academy, dan Cirebon Boxing & Muaythai, mengirimkan delegasi lengkap yang mencakup kategori usia junior, senior, serta perempuan. Keberagaman ini menjadi salah satu daya tarik utama Pasundan Muaythai Championship, yang berupaya menampilkan spektrum bakat yang luas.

Berikut adalah rincian kategori pertandingan yang akan dipertandingkan:

  • Kategori Putra – Junior (Usia 12‑17 tahun)
  • Kategori Putri – Junior (Usia 12‑17 tahun)
  • Kategori Putra – Senior (Usia 18‑35 tahun)
  • Kategori Putri – Senior (Usia 18‑35 tahun)
  • Kategori Veteran (Usia 36 tahun ke atas)

Setiap kategori akan terdiri dari tiga ronde utama, dengan setiap ronde berlangsung selama tiga menit dan jeda satu menit di antara ronde. Sistem penilaian mengikuti standar International Federation of Muaythai Associations (IFMA), sehingga hasil akhir dapat diakui secara internasional. Selain itu, panitia menyiapkan fasilitas pendukung seperti ruang pendingin, area pemulihan, serta tim medis yang terdiri dari dokter spesialis olahraga dan fisioterapis berpengalaman.

Reaksi para atlet terhadap batas kuota yang ditetapkan beragam. Sebagian mengungkapkan rasa lega karena kesempatan tetap terbuka, sementara yang lain mengakui kompetisi akan menjadi lebih ketat. “Kami siap memberikan penampilan terbaik karena jumlah lawan yang lebih banyak menuntut persiapan ekstra,” kata Siti Nurhaliza, atlet putri senior yang pernah meraih medali perak pada kejuaraan nasional tahun lalu. Di sisi lain, Anton Pratama, seorang petarung junior, mengakui adanya tekanan mental yang meningkat: “Kami harus menunjukkan bahwa kami layak berada di antara 140 yang terpilih, sehingga latihan harian menjadi lebih intensif.”

Untuk memastikan proses seleksi berjalan adil, panitia mengadopsi sistem pendaftaran daring dengan verifikasi dokumen resmi, seperti kartu identitas, sertifikat keanggotaan klub, dan rekam jejak pertandingan. Setelah melewati tahap verifikasi, atlet akan mengikuti tes kebugaran dan wawancara singkat guna menilai kesiapan fisik serta mental. Semua prosedur ini selesai pada akhir April, tepat sebelum batas akhir pendaftaran pada 30 April 2026.

Selain pertarungan di atas ring, acara ini juga dirancang sebagai ajang promosi budaya dan pariwisata Tasikmalaya. Penyelenggara bekerja sama dengan Dinas Pariwisata setempat untuk menyelenggarakan pameran kuliner, pertunjukan seni tradisional, serta bazaar produk lokal selama hari kompetisi. Diharapkan, ribuan penonton lokal dan wisatawan akan berkunjung, memberikan dampak ekonomi positif bagi komunitas setempat.

Dengan batas kuota 140 petarung, Pasundan Muaythai Championship berpotensi mencetak rekor partisipasi tertinggi dalam sejarah kejuaraan regional. Keberhasilan acara ini tidak hanya mengukuhkan posisi Tasikmalaya sebagai tuan rumah kompetisi olahraga bergengsi, tetapi juga menegaskan semangat kebersamaan dan kompetisi sehat di kalangan pecinta muay thai. Semua mata kini tertuju pada tanggal 3 Mei 2026, ketika para atlet akan beradu keahlian, ketahanan, dan strategi di atas matras, menanti sorotan media nasional dan internasional.

Related Post