Wuling Eksion PHEV: SUV Plug‑In Hybrid dan Listrik Penuh Siap Menggebrak Pasar Indonesia

Liana Ulrica

April 20, 2026

MA Darus Salam – Wuling Motors Indonesia memperkenalkan model terbarunya, Wuling Eksion PHEV, sebuah SUV yang menonjolkan kehandalan sekaligus inovasi dalam era elektrifikasi. Kendaraan ini dirancang untuk menembus segmen SUV menengah ke atas dengan menawarkan dua varian utama: plug‑in hybrid (PHEV) dan full electric (EV). Peluncuran resmi dijadwalkan dalam beberapa bulan ke depan, menandai langkah strategis produsen asal Tiongkok untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia yang semakin mengarah ke kendaraan ramah lingkungan.

PT Wuling Motors Indonesia, anak perusahaan dari SAIC Motor Corp., telah berhasil menancapkan jejaknya sejak 2015 melalui serangkaian model berharga kompetitif, seperti Confero, Almaz, dan Leganza. Keberhasilan tersebut didukung oleh jaringan distribusi luas dan strategi harga yang agresif. Dengan Eksion PHEV, Wuling berambisi tidak hanya menambah portofolio produk, tetapi juga menjadi pionir dalam menyediakan solusi mobilitas berkelanjutan yang sesuai dengan kebijakan pemerintah Indonesia tentang pengurangan emisi karbon.

Desain Eksterior Wuling Eksion PHEV mengusung gaya modern dengan garis aerodinamis, gril besar berlogo Wuling, serta lampu LED full‑frame yang memberikan kesan premium. Dimensi keseluruhan menyeimbangkan ruang interior yang lapang dengan kemampuan melibas jalan perkotaan. Di dalam, kabin dilengkapi dengan material bertekstur lembut, sistem infotainment layar sentuh 10 inci, serta ruang kargo yang dapat dioptimalkan berkat kursi belakang yang dapat dilipat secara elektrik.

Dari segi powertrain, varian PHEV dilengkapi mesin bensin 1,5 L yang dipadukan dengan motor listrik berdaya 80 kW dan baterai berkapasitas 13,8 kWh. Sistem ini memungkinkan jarak tempuh listrik murni hingga 80 km, cukup untuk penggunaan harian di perkotaan. Sementara varian EV menampilkan motor listrik tunggal 150 kW dengan baterai berkapasitas 50 kWh, memberikan jangkauan sekitar 350 km dalam satu kali pengisian. Kedua varian mendukung pengisian cepat 50 kW, sehingga baterai dapat terisi 80 % dalam waktu kurang dari satu jam.

Peningkatan performa tidak mengorbankan efisiensi bahan bakar. Pada mode hybrid, konsumsi bahan bakar turun menjadi 4,2 L/100 km, sementara emisi CO₂ dapat ditekan hingga 95 g/km. Fitur-fitur keselamatan meliputi kontrol stabilitas elektronik (ESC), rem anti‑lock (ABS), airbag ganda, serta sistem bantuan parkir dengan sensor ultrasonik. Semua ini menjadikan Eksion PHEV kompetitif dibandingkan rivalnya seperti Toyota RAV4 Hybrid dan Mitsubishi Outlander PHEV.

Pasar otomotif Indonesia saat ini berada di persimpangan penting. Pemerintah telah mengeluarkan insentif pajak bagi kendaraan listrik, termasuk pengurangan Bea Masuk hingga 0 % dan pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil listrik dengan nilai jual di bawah Rp 500 juta. Kebijakan tersebut membuka peluang besar bagi produsen yang siap mengeluarkan model ramah lingkungan. Wuling Eksion PHEV diperkirakan akan masuk ke kisaran harga Rp 350 juta‑Rp 420 juta, menempatkannya pada segmen yang dapat dijangkau oleh kelas menengah atas.

Respons konsumen terhadap konsep plug‑in hybrid dan full electric semakin positif, terutama di kota‑kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, di mana kepadatan lalu lintas menuntut kendaraan yang dapat beroperasi secara listrik di zona rendah emisi. Selain itu, infrastruktur pengisian daya publik terus berkembang, dengan lebih dari 1.200 stasiun pengisian cepat yang tersebar di seluruh nusantara pada akhir 2025. Hal ini memperkuat kepercayaan pembeli terhadap kemampuan kendaraan listrik untuk menempuh jarak jauh.

Strategi Wuling dengan meluncurkan Eksion PHEV tidak lepas dari visi jangka panjang perusahaan untuk menjadi pemain utama dalam mobilitas hijau di Asia Tenggara. Produk ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan penjualan kendaraan listrik Wuling, sekaligus memperluas basis pelanggan yang sebelumnya hanya familiar dengan model konvensional. Dengan portofolio yang kini mencakup kendaraan bermesin bakar, hybrid, dan listrik penuh, Wuling menyiapkan diri untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di era kendaraan elektrifikasi.

Kesimpulannya, Wuling Eksion PHEV hadir sebagai SUV handal yang menawarkan pilihan fleksibel antara plug‑in hybrid dan full electric, dilengkapi dengan fitur keselamatan dan kenyamanan kelas atas. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, infrastruktur pengisian yang terus bertambah, serta strategi penetapan harga kompetitif, Eksion PHEV berpotensi menjadi salah satu motor penggerak utama dalam menggebrak pasar otomotif Indonesia yang kini beralih ke solusi ramah lingkungan.

Related Post