MA Darus Salam – Sungkeman adalah tradisi yang sangat kental di Indonesia, khususnya pada saat Hari Raya Idul Fitri.
Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan dan ungkapan cinta kasih seorang anak kepada orang tuanya.
Melalui sungkeman, seorang anak memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah diperbuat, serta memohon doa restu untuk kehidupan yang lebih baik. Ini Contoh kata-kata sungkem kepada orang tua saat idul fitri
10 Kata-kata sungkem kepada orang tua saat Idul Fitri dalam Bahasa Jawa dan artinya
- Ngaturaken Sugeng Riyadi, sedaya kalepatan nyuwun pangapunten. (Menghaturkan ‘mengucapkan’ Selamat Idul Fitri, mohon maaf untuk semua kesalahan)
- Ngatraken sembah pangabekti kawula. Sepinten kalepatan kulo, lampah kulo setindak, paben kulo sakecap ingkang mboten angsal idining sarak, kulo nyuwun pangaputen mugi lineburo ing dinten riyoyo puniko. (Mengucapkan minta maaf atas semua kesalahan aku, semua tindakan aku, setiap ucapan aku yang sembarangan, aku minta maaf sebesar besarnya di hari raya ini)
- Tindakan kulo ingkang klentu, lampahan kulo ingkang njalaraken lara ati, mugi-mugi tansah dipun ngapuntenaken amargi sedoyo menika kulo lampahaken inggil dhasar tresna lan asih dhateng panjenengan. Sugeng Riyadi. (Tindakan aku yang salah, langkah aku yang membuat sakit hati, semoga diberi maaf. Karena aku akung kepada saudara semua. Selamat Hari Raya)
- Sampun teng mriki, kulo nyuwun pangapunten dados tingkah kulo ingkang klentu lan ngelampahi panjenengan. Sugeng Riyadin. (Sudah sampai sini, aku minta maaf apabila tingkah laku aku kepada kamu. Selamat hari raya)
- Bapak, Ibu, nyuwun pangapunten sangking lampah lan tumindak kulo. Mugi ibadah kulo lan panjenengan saged ketampi ing ngarsane gusti Allah SWT. (Bapak, Ibu, minta maaf atas tingkah laku aku. Semoga ibadah aku dan semuanya bisa diterima Gusti Allah)
- Kepareng kula matur dumateng Simbah/Bapak/Ibu, kula ngaturaken sugeng Riyadi Idul Fitri. Nuwun sewu, kula nyuwun pangapunten lahir batin lan ngalap berkah. (Dengan izin aku berbicara kepada Simbah/Bapak/Ibu, aku mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin serta memohon berkah)
- Kula nyuwun pangapunten dumateng Simbah/Bapak/Ibu, menawi wonten lepat lan khilaf kula salami punika. Mugi Gusti Allah tansah paring pituduh marang kula. (aku mohon maaf kepada Simbah/Bapak/Ibu, jika ada kesalahan dan kekhilafan aku selama ini. Semoga Allah selalu memberikan petunjuk kepada aku)
- Kula ngaturaken sugeng Riyadi Idul Fitri lan ngalap berkah dumateng Simbah/Bapak/Ibu. Mugi Gusti Allah tansah paring kesehatan lan kaslametan marang kula panjenengan sedaya. (aku mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan memohon berkah kepada Simbah/Bapak/Ibu. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan keselamatan kepada kita semua)
- Ibu/Bapak/Simbah, kula ngaturaken sugeng riyadi, saha nyadong deduka lahir dumuginipun batos dumateng sedaya kalepatan ingkang dalem sengaja punapa ingkang mboten sengaja, dalah nyuwun pandongo murih mulyaning gesang wonten ing ndonyo punopo ing akhirat. (Ibu/Bapak/Simbah, aku mengucapkan selamat hari raya, serta memohon maaf lahir dan batin terhadap semua kesalahan yang aku sengaja maupun tidak sengaja, serta mohon doa untuk kemuliaan hidup di dunia maupun akhirat)
- Sugeng riyadi, menawi gadah kalepatan, kula nyuwun pangapunten. (Selamat hari Lebaran, apabila mempunyai salah, aku memohon maaf)
[irp]
10 Kata-kata sungkem kepada orang tua yang Islami
- Taqobballahu Minna Wa Minukum, Minal Aidzin Wa Faifzin untuk Ayah dan Bunda.
- Hari kemenangan telah tiba. Semoga Allah SWT senantiasa selalu memberikan berkah dan karunia-Nya kepada Ayah dan Bunda.
- Ramadhan kali ini telah berlalu, meninggalkan kisah syahdu tak terlupakan. Selamat merayakan Idul Fitri 1446 H.
- Minal Aidzin Wal Faidzin. Mohon maaf lahir batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
- Sesungguhnya tidak ada manusia yang tak luput dari salah dan dosa. Maka dari itu aku meminta maaf kepada Ayah dan Bunda. Semoga Allah SWT selalu menghadiahkan kebahagiaan, kebajikan dan kebaikan-Nya kepada kita semua. Selamat Idul Fitri 1446 H.
- Kepada orang tua yang tersayang, aku sadar bahwasanya memiliki banyak salah kata dan perilaku yang masih menoreh luka di hati. Maka dari itu, aku memohon dengan tulus atas kemurahan hati ayah dan ibu untuk menerima maaf ini. Minal Aidin Wal Faizin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
- Dengan segenap rasa sayang dan cinta yang aku miliki untuk Ayah dan Bunda tercinta, terima kasih atas semua perjuangan yang engkau lakukan demi anakmu ini. Di saat ini, aku memohon maaf atas segala kekeliruan hingga perselisihan yang pernah hadir. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
- Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk Ayah dan Bunda, pahlawan tanpa tanda jasa yang akan selalu dikenang olehku. Permintaan maaf ini aku sampaikan dari lubuk hati yang terdalam. Minal Aidin Wal Faizin. Selamat merayakan hari kemenangan Idul Fitri bersama-sama dalam kedamaian.
- Atas segala kata yang sengaja dan tidak disengaja di waktu lalu, yang mungkin menyayat hati. Atas segala perilaku yang sadar tidak sadar di waktu lalu, yang mungkin membuat biru hati. Aku bersimpuh memohon maaf pada orang tua. Sebagaimana Islam memuliakan kalian. Mohon maaf lahir dan batin. Mari raih kemenangan fitri tahun ini dalam rangkulan yang hangat.
- Walaupun kita terhalang jarak, ia takkan menghalangi permohonan doa dan maafku untuk kalian, Ayah dan Bunda. Tanpamu aku tidak akan berdiri dengan gagah di sini. Minal Aidin wal Faizin. Di sini aku mengucap maaf atas kesalahan yang diperbuat. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
[irp]
Kesimpulan
Sungkeman adalah tradisi yang sangat indah dan bermakna. Melalui sungkeman, kita dapat mengungkapkan rasa cinta, bakti, dan permohonan maaf kepada orang tua. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita anak-anak yang berbakti kepada orang tua.
