Disdik Jawa Barat Bongkar Gedung Mangkrak SMKN 1 Babelan, Siapkan Ruang Kelas Baru untuk Revitalisasi Pendidikan

Cyril Shaman

April 20, 2026

Disdik Jawa Barat Bongkar Gedung Mangkrak SMKN 1 Babelan, Siapkan Ruang Kelas Baru untuk Revitalisasi Pendidikan
Disdik Jawa Barat Bongkar Gedung Mangkrak SMKN 1 Babelan, Siapkan Ruang Kelas Baru untuk Revitalisasi Pendidikan

MA Darus SalamJawa Barat, 20 April 2026 – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik) resmi memulai pembongkaran gedung Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, yang telah menganggur selama lebih dari satu dekade. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis untuk mendirikan Ruang Kelas Baru yang modern dan layak, sekaligus menghidupkan kembali fasilitas pendidikan yang selama ini terabaikan.

Gedung SMKN 1 Babelan awalnya dibangun pada awal 2000-an dengan harapan menjadi pusat pelatihan kejuruan bagi pemuda setempat. Namun, sejak 2013, pembangunan lanjutan terhenti akibat masalah pendanaan dan perizinan, sehingga bangunan tersebut menjadi mangkrak, berlumut, dan berbahaya. Selama bertahun‑tahun, struktur yang tak terpakai itu menjadi sorotan warga yang mengeluhkan potensi bahaya kebakaran serta menurunnya citra lingkungan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa keputusan untuk membongkar gedung lama merupakan langkah awal yang krusial. “Kami telah melakukan survei teknis yang menyimpulkan bahwa renovasi tidak lagi ekonomis. Oleh karena itu, pembongkaran struktur lama menjadi prasyarat untuk memulai pembangunan Ruang Kelas Baru yang sesuai dengan standar 21st century learning,” ujar Purwanto dalam konferensi pers di kantor Disdik.

Proses pembongkaran dimulai pada Senin, 15 April 2026, dengan melibatkan kontraktor berpengalaman serta tim pengawas dari Dinas. Menggunakan alat berat seperti excavator dan hydraulic breaker, tim berfokus pada penghilangan pondasi yang rusak serta pembersihan sisa material berbahaya. Seluruh kegiatan dijadwalkan selesai dalam tiga minggu, mengingat pentingnya meminimalisir gangguan terhadap aktivitas sekolah lain di sekitar wilayah Babelan.

Rencana pembangunan Ruang Kelas Baru mencakup fasilitas lengkap, antara lain:

  • Ruang kelas berkapasitas 30-35 siswa dengan pencahayaan alami optimal.
  • Laboratorium komputer dan teknologi informasi berstandar internasional.
  • Workshop kejuruan dengan peralatan terkini untuk jurusan teknik, pertanian, dan pariwisata.
  • Perpustakaan digital yang dilengkapi akses internet broadband.
  • Area serbaguna untuk ekstrakurikuler dan kegiatan komunitas.

Desain bangunan mengusung konsep hijau dengan taman belajar, ventilasi silang, dan penggunaan material ramah lingkungan.

Implementasi Ruang Kelas Baru diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran, menurunkan tingkat putus sekolah, serta membuka peluang kerja bagi tenaga pendidik lokal. Kepala Sekolah SMKN 1 Babelan, Ibu Siti Nurhaliza, menyatakan kegembiraannya, “Dengan fasilitas yang lebih baik, siswa kami dapat mengakses materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus meningkatkan motivasi belajar mereka.”

Pembiayaan proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat serta dana khusus dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Total anggaran diperkirakan mencapai Rp 45 miliar, dengan target penyelesaian konstruksi pada akhir 2027. Pemerintah Kabupaten Bekasi turut berkoordinasi dalam penyediaan lahan dan infrastruktur pendukung, seperti jaringan listrik dan air bersih.

Dengan dimulainya pembongkaran gedung lama, Disdik Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi ruang belajar di seluruh provinsi. Langkah ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga menjadi simbol revitalisasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan. Keberhasilan proyek Ruang Kelas Baru SMKN 1 Babelan diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa.

Related Post