Jawa Tengah Siap Sambut MTQ Nasional 2026 dengan Dukungan Luas dari Berbagai Pihak

Itlak Assala

April 18, 2026

Jawa Tengah Siap Sambut MTQ Nasional 2026 dengan Dukungan Luas dari Berbagai Pihak
Jawa Tengah Siap Sambut MTQ Nasional 2026 dengan Dukungan Luas dari Berbagai Pihak

MA Darus SalamJawa Tengah kembali menegaskan komitmennya sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI 2026. Persiapan yang matang dan dukungan penuh dari organisasi keagamaan, pemerintah provinsi, serta tokoh masyarakat menambah keyakinan akan terselenggaranya acara bergengsi ini dengan sukses.

Pada Sabtu, 18 April 2026, Ketua Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Jawa Tengah, Ali Imron Hasan, menyampaikan dukungan resmi JQHNU dalam rangkaian konferensi wilayah di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi. “Kami mendoakan dan menyengkuh keberhasilan MTQ Nasional di Jawa Tengah. Melalui syiar MTQ, jangan sampai acaranya sepi nyenyet,” ujarnya dengan penuh semangat.

Wakil Ketua II JQHNU, Khoironi, menambahkan bahwa organisasi telah menyiapkan para hafiz dan hafizah untuk mengikuti proses seleksi nasional. “Ini baru proses seleksi, yang akan diikutkan nanti,” tegasnya, menegaskan komitmen JQHNU untuk memberi kontribusi maksimal baik dalam pelaksanaan maupun prestasi peserta.

Tak hanya organisasi keagamaan, pemerintah provinsi juga memberikan apresiasi. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, mengungkapkan harapannya agar provinsi ini menjadi tuan rumah yang baik serta meningkatkan prestasi pada ajang bergengsi tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan untuk memastikan semua aspek teknis dan logistis berjalan lancar.

Berikut rangkuman dukungan utama yang terlibat dalam persiapan MTQ Nasional 2026:

  • JQHNU Jawa Tengah: Menyediakan tenaga hafiz/hafizah, membantu proses seleksi, dan memberi dukungan moral.
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah: Menyiapkan infrastruktur transportasi, keamanan, dan fasilitas akomodasi bagi peserta.
  • Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen: Mengawasi pelaksanaan, mempromosikan maskot dan tema di 35 kabupaten/kota, terutama wilayah perbatasan.
  • Pihak Bandara dan Stasiun Kereta: Bandara Ahmad Yani, Bandara Adi Sumarmo Solo, serta Stasiun Tawang dan Poncol siap menyambut delegasi dari 37 provinsi.

Acara MTQ Nasional XXXI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11-20 September, dengan titik fokus utama di Kota Semarang. Sekitar 7.000 peserta dari seluruh 37 provinsi diperkirakan akan berkompetisi dalam berbagai kategori hafalan Al-Qur’an serta tilawah.

Pembukaan resmi direncanakan pada 12 September 2026 di Lapangan Pancasila, Simpanglima Kota Semarang. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir, menandai pentingnya acara ini di tingkat nasional. Upacara akan diawali dengan Pawai Taaruf yang melintasi ruas Balaikota hingga Gubernuran, menambah semarak suasana kebersamaan.

Logo dan maskot MTQ Nasional 2026 mengambil inspirasi dari ikon Tugumuda, simbol khas Kota Semarang. Desain logo menampilkan unsur kitab Al-Qur’an, Masjid Agung, gunungan, sulur pusaka keris, serta lima cahaya bintang yang melambangkan Rukun Islam. Identitas visual ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebanggaan lokal sekaligus mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai keislaman.

Untuk memperluas partisipasi masyarakat, pemerintah provinsi berencana menyebarkan maskot dan tema MTQ ke 35 kabupaten/kota, terutama daerah perbatasan Jawa Tengah. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong‑royong serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian Al-Qur’an di tingkat akar rumput.

Dengan persiapan yang terstruktur, dukungan lintas sektor, dan semangat kebersamaan, Jawa Tengah optimis dapat menyajikan MTQ Nasional 2026 yang tidak hanya sukses secara operasional, namun juga memberikan dampak positif bagi perkembangan ilmu Al-Qur’an di Indonesia.

Kesimpulannya, sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat luas menjadi kunci utama dalam menjadikan Jawa Tengah tuan rumah MTQ Nasional 2026 yang berkesan, inspiratif, dan penuh prestasi.

Related Post