MA Darus Salam – Rembang, Jawa Tengah – Pada Senin, 20 April 2026, Pendopo Museum RA Kartini di Kabupaten Rembang menjadi saksi terselenggaranya Inspiring Talkshow dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026. Acara yang diprakarsai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Rembang AKBP M. Faisal Pratama, S.I.K., S.H., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Rembang Ny. Yossy Faisal.
Talkshow Kartini 2026 bertujuan menyoroti dua pilar strategis dalam agenda pembangunan daerah: pemberdayaan perempuan dan literasi keuangan. Kedua tema ini dipilih karena kedekatannya dengan visi OJK untuk menciptakan inklusi keuangan yang lebih luas serta upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan peran perempuan dalam perekonomian.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan hangat dari Kepala Seksi Pendidikan dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Jawa Tengah, yang menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, lembaga keuangan, dan organisasi masyarakat sipil dalam mewujudkan tujuan bersama. Selanjutnya, Kapolres Rembang menyampaikan pidatonya, menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan kenyamanan peserta serta mengawasi pelaksanaan program literasi keuangan di wilayahnya.
Ny. Yossy Faisal, selaku Ketua Bhayangkari, menambahkan bahwa peran organisasi perempuan seperti Bhayangkari sangat krusial dalam menggerakkan komunitas lokal, khususnya dalam mengedukasi anggota mengenai hak‑hak finansial, pengelolaan tabungan, dan investasi mikro. Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan tidak dapat dipisahkan dari akses informasi keuangan yang tepat.
Berikut beberapa poin penting yang dibahas dalam Talkshow Kartini 2026:
- Strategi peningkatan literasi keuangan melalui pelatihan praktis di tingkat desa dan kelurahan.
- Peluang pembiayaan mikro bagi perempuan usaha kecil dan menengah.
- Peran polisi dalam melindungi konsumen dari praktik penipuan finansial.
- Kemitraan antara OJK, Bhayangkari, dan institusi pendidikan untuk program edukasi berkelanjutan.
Selama sesi tanya jawab, peserta menyoroti tantangan nyata yang dihadapi perempuan di Rembang, seperti keterbatasan akses ke layanan perbankan dan kurangnya pengetahuan tentang produk keuangan digital. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Faisal menegaskan bahwa kepolisian akan berkoordinasi dengan bank daerah untuk menyelenggarakan gerakan “Bank Keliling” yang dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil.
Selain itu, OJK memperkenalkan aplikasi edukasi keuangan berbasis mobile yang dirancang khusus untuk pengguna awam. Aplikasi ini menawarkan modul belajar interaktif, simulasi tabungan, serta panduan menghindari penipuan online. Ny. Yossy mengapresiasi inisiatif tersebut dan berjanji akan mengintegrasikannya ke dalam program pelatihan Bhayangkari pada triwulan berikutnya.
Para hadirin juga diberi kesempatan untuk mendengarkan kisah inspiratif dari beberapa perempuan wirausaha di Rembang yang berhasil mengembangkan usaha mereka berkat dukungan pembiayaan mikro dan pelatihan manajemen keuangan. Cerita-cerita ini menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal.
Acara berakhir pada pukul 12.30 WIB dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada lima tokoh perempuan yang telah menunjukkan kontribusi signifikan dalam bidang kewirausahaan dan edukasi keuangan. Penutupan ditandai dengan penampilan musik tradisional yang menambah semarak suasana perayaan Hari Kartini.
Secara keseluruhan, Talkshow Kartini 2026 berhasil mengumpulkan sinergi lintas sektor untuk memperkuat posisi perempuan dalam ekonomi regional. Diharapkan, langkah‑langkah konkret yang dirumuskan pada hari itu akan berlanjut menjadi program berkelanjutan, memperkuat keamanan finansial keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rembang secara menyeluruh.
