MA Darus Salam – 16 April 2026 | Tragedi mengerikan menimpa salah satu kru tim sound system Horeg Starmax pada Sabtu malam, 11 April 2026, ketika mereka sedang berpartisipasi dalam rangkaian karnaval desa di Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Galang (20), warga Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, dinyatakan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik yang masih mengalir pada kabel yang terkelupas. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan luas dan menjadi peringatan penting bagi semua penyelenggara acara publik tentang pentingnya prosedur keamanan listrik, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
AKP Daffid menjelaskan bahwa meski Galang telah memakai sarung tangan karet, kondisi hujan deras yang melanda wilayah tersebut membuat sarung tangan menjadi basah dan kehilangan kemampuan isolasi. “Sarung tangan karet yang biasanya dapat melindungi dari aliran listrik menjadi tidak efektif karena terendam air,” ujarnya. Kondisi basah mempercepat konduktivitas listrik, sehingga aliran listrik menembus tubuh korban dan menyebabkan henti jantung secara mendadak.
Dua saksi mata, Africal Juan Setiawan (20) dari Kabupaten Malang dan Sularno (42) warga Kota Batam, segera memberikan pertolongan pertama dan mengangkut korban ke RSU Kayen menggunakan kendaraan pribadi. Namun, setibanya di Instalasi Gawat Darurat, tim medis menyatakan Galang sudah berada dalam keadaan tidak dapat diselamatkan. “Kami melakukan resusitasi, namun korban sudah dalam kondisi henti jantung total ketika tiba di rumah sakit,” kata salah satu petugas medis RSU Kayen yang tidak disebutkan namanya.
Pihak kepolisian setempat langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kelalaian sengaja atau tindakan kriminal. “Kejadian ini merupakan kecelakaan kerja murni,” tegas AKP Daffid. Penyebab utama ditetapkan sebagai tersengat aliran listrik akibat kabel yang terkelupas dan kondisi cuaca yang memperparah risiko.
Setelah pemakaman yang dilaksanakan di Kediri, keluarga Galang bersama kru manajemen Sound Starmax mengungkapkan duka yang mendalam serta harapan agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka menekankan pentingnya prosedur keselamatan kerja yang lebih ketat, terutama dalam penggunaan peralatan listrik di area terbuka dan pada saat cuaca tidak bersahabat.
Polisi Pati memberikan pernyataan resmi mengimbau kepada seluruh masyarakat, penyelenggara acara, dan operator peralatan listrik untuk selalu memeriksa kondisi instalasi serta memperhatikan faktor cuaca sebelum mengoperasikan peralatan berdaya tinggi. “Kami menghimbau agar setiap kegiatan publik, khususnya yang melibatkan peralatan listrik, menyiapkan protokol keamanan yang meliputi pemeriksaan kabel, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai, serta penempatan grounding yang tepat,” tegas AKP Daffid.
Berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati, berjanji akan meningkatkan sosialisasi tentang standar keselamatan kerja di sektor hiburan dan acara publik. “Kami akan melakukan pelatihan bagi operator sound system dan kru teknis tentang penanganan kabel listrik serta penggunaan peralatan pelindung yang efektif, terutama dalam kondisi basah,” ujar perwakilan Dinas Tenaga Kerja.
Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang regulasi penggunaan kabel listrik di daerah pedesaan yang masih banyak memiliki infrastruktur kelistrikan yang belum memadai. Beberapa warga mengaku sering melihat kabel listrik tergantung rendah di jalan desa, yang berpotensi menjadi bahaya tersendiri saat terjadi hujan atau angin kencang. Pemerintah daerah Kabupaten Pati menanggapi hal ini dengan rencana inspeksi menyeluruh terhadap jaringan listrik di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, tragedi yang menimpa Galang menjadi peringatan keras bahwa keselamatan kerja tidak boleh diabaikan, terutama dalam kegiatan yang melibatkan peralatan listrik di lingkungan terbuka. Dengan meningkatkan kesadaran, memperketat prosedur, dan memastikan peralatan dalam kondisi baik, diharapkan risiko kecelakaan serupa dapat diminimalisir.
Dengan mengingat kontribusi Galang sebagai anggota tim sound yang berdedikasi, serta duka yang dirasakan oleh keluarga dan rekan-rekannya, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menegakkan budaya keselamatan yang lebih proaktif. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara publik, sehingga tidak ada lagi nyawa yang hilang karena kelalaian dalam penanganan listrik.











