Marcos Santos Puji Kemenangan Arema FC 2-0 atas Persis Solo di Stadion Kanjuruhan

Cyril Shaman

April 19, 2026

Marcos Santos Puji Kemenangan Arema FC 2-0 atas Persis Solo di Stadion Kanjuruhan
Marcos Santos Puji Kemenangan Arema FC 2-0 atas Persis Solo di Stadion Kanjuruhan

MA Darus SalamArema FC kembali memperlihatkan kebolehan taktiknya pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 dengan mengalahkan Persis Solo 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu 18 April lalu. Di balik hasil gemilang itu, pelatih Marcos Santos tidak segan‑segan menyoroti kerja keras dan kedisiplinan seluruh skuad Singo Edan.

Sejak peluit pertama ditiup, Arema FC menampilkan permainan yang terorganisir dengan baik. Marcos menekankan bahwa keberhasilan tim tidak semata‑mata bergantung pada satu pemain bintang, melainkan pada sinergi antar lini. Defensif tidak hanya menumpukan tugas pada bek, melainkan juga berani turun membantu serangan ketika peluang muncul. Sebaliknya, pemain depan tak ragu kembali ke lini tengah untuk membantu merebut bola, menciptakan tekanan ganda yang membuat lawan kewalahan.

Strategi fleksibel ini terbukti efektif ketika Arema FC mencetak dua gol melalui pemain sayap Gabriel Silva. Gol pertama tercipta pada menit ke‑23 setelah Gabriel menerima umpan silang dari sisi kiri, menembus pertahanan Persis dengan gerakan cepat dan penempatan tembakan yang tepat. Gol kedua muncul pada menit ke‑58, ketika Gabriel kembali memanfaatkan kelemahan pertahanan lawan dengan tendangan jarak menengah yang mengarah ke sudut gawang.

Setelah kemenangan, Marcos Santos mengungkapkan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen tim. “Saya bangga melihat dedikasi luar biasa dari setiap pemain. Kolaborasi antara lini belakang dan depan sangat solid, dan itu menjadi kunci utama kemenangan kami,” ungkapnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menambahkan bahwa fleksibilitas taktik yang diterapkan selama pertandingan merupakan hasil kerja keras latihan di lapangan dan pemahaman taktik yang mendalam.

Selain pujian kepada Gabriel Silva, Marcos juga menyoroti peran penting pemain bertahan yang tidak segan membantu serangan. Bek sayap sering kali meluncur naik ke zona serang, memberikan opsi passing tambahan bagi gelandang. Hal ini menciptakan variasi serangan yang sulit diprediksi oleh Persis Solo. Di sisi lain, gelandang bertahan tampil disiplin dalam menahan serangan balik lawan, memastikan pertahanan tetap rapat.

Pelatih juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan instruksi taktik. “Kami telah melatih pemain untuk selalu mengutamakan kebersamaan tim. Setiap gerakan di lapangan harus selaras dengan rencana permainan yang telah disiapkan,” jelasnya. Gabriel Silva sendiri mengakui bahwa keberhasilan tim tak lepas dari disiplin taktik yang diterapkan pelatih, menambahkan bahwa ia selalu mengikuti arahan dengan seksama.

Persis Solo, yang mengharapkan hasil positif di kandang, tampak kewalahan menghadapi tekanan tinggi Arema FC. Upaya mereka untuk menekan lini pertahanan hanya menghasilkan sedikit peluang, dan kegagalan dalam memanfaatkan kesempatan menjadi faktor utama kekalahan.

Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Arema FC dalam klasemen sementara, memperkuat posisi mereka di zona atas. Marcos Santos menutup konferensi dengan optimisme, menegaskan bahwa tim akan terus berlatih keras untuk meningkatkan performa menjelang sisa kompetisi. “Kami tidak akan berpuas diri. Setiap pertandingan adalah tantangan baru, dan kami siap menghadapinya dengan semangat yang sama,” pungkasnya.

Dengan hasil positif ini, Arema FC menunjukkan bahwa kerja keras, fleksibilitas taktik, dan kedisiplinan tim dapat menghasilkan kemenangan yang meyakinkan. Penampilan impresif di Stadion Kanjuruhan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar lini dapat menjadi senjata utama dalam menaklukkan lawan tangguh.

Related Post