Onic Esports Dominasi Klasemen MPL S17 Week 4, RRQ Hoshi Terpuruk di Posisi Kesembilan

Afta Rozan Rozan

April 21, 2026

MA Darus SalamOnic Esports kembali menegaskan kedudukannya sebagai tim terkuat pada babak reguler MPL S17. Pada pekan keempat, yang dilangsungkan dari 17 hingga 19 April 2026 di XO Hall MPL Arena, Jakarta Barat, sang Raja Langit mengamankan dua kemenangan beruntun melawan Navi dan Team Liquid ID tanpa kehilangan satu game pun. Hasil 2-0 tersebut menambah catatan enam kemenangan dan satu kekalahan dari total tujuh pertandingan yang telah mereka jalani, sekaligus memperlebar jarak poin dengan pesaing terdekat.

Statistik Onic pada minggu keempat menunjukkan keunggulan yang signifikan. Tim berhasil meraih Net Game Win sebesar sepuluh poin, hasil dari tiga belas kemenangan game dan hanya tiga kali kalah. Konsistensi dalam eksekusi strategi serta adaptasi cepat terhadap meta terbaru menjadi faktor utama yang membuat Onic tetap berada di puncak klasemen MPL S17. Penggemar Mobile Legends di tanah air kini menantikan apakah dominasi ini dapat berlanjut hingga babak playoff.

Sementara itu, kejutan terbesar datang dari RRQ Hoshi. Tim yang biasanya menjadi raja kompetisi terperosok ke peringkat kesembilan setelah mengalami kekalahan beruntun dari Evos dan Bigetron by Vitality. Penurunan performa ini dipicu oleh masalah koordinasi tim dan kesulitan beradaptasi dengan meta yang terus berubah. Jika tidak segera melakukan evaluasi taktis, RRQ Hoshi berisiko kehilangan kesempatan melaju ke putaran playoff, sebuah skenario yang belum pernah terjadi dalam sejarah tim.

Posisi di zona merah kini diisi oleh beberapa tim yang berjuang keras untuk keluar dari zona kritis. Navi berada di posisi kedelapan, diikuti Geek Fam di peringkat ketujuh. Kedua tim tersebut juga merasakan tekanan untuk memperbaiki catatan mereka, mengingat setiap kemenangan menjadi krusial dalam upaya menggapai poin tambahan. Persaingan di papan tengah klasemen MPL S17 semakin intens, menambah ketegangan menjelang pekan kelima.

Dengan sisa pertandingan reguler yang masih panjang, strategi pelatih menjadi sorotan utama. Onic Esports, meski berada di posisi atas, tidak dapat beristirahat terlalu lama karena sejarah MPL sering menampilkan comeback dramatis dari tim yang berada di posisi lebih rendah. Di sisi lain, RRQ Hoshi harus segera menemukan formula kemenangan baru, baik melalui pergantian hero, rotasi pemain, atau penyesuaian taktik tim.

Atmosfer kompetisi diprediksi akan semakin panas pada pekan berikutnya. Setiap tim kini berupaya mengeluarkan strategi rahasia yang dapat mengamankan poin penuh. Penonton di arena maupun penonton daring menantikan aksi-aksi spektakuler, terutama dari tim-tim yang masih berada di zona merah yang berusaha menghindari relegasi. Sementara para sponsor dan manajemen tim terus memantau perkembangan klasemen untuk menentukan langkah pemasaran dan dukungan selanjutnya.

Kesimpulannya, pekan keempat MPL S17 menegaskan kembali dominasi Onic Esports sekaligus memperlihatkan kemunduran drastis RRQ Hoshi. Pertarungan di papan tengah klasemen menjadi semakin ketat, dan setiap tim harus siap menghadapi tekanan kompetitif yang semakin tinggi. Penggemar Mobile Legends dapat menantikan aksi-aksi menegangkan pada pekan kelima, di mana posisi papan atas dan bawah dapat berubah secara signifikan tergantung pada keputusan taktis dan performa di lapangan.

Related Post