Polres Rembang Tingkatkan Kesiapsiagaan lewat Latihan Dalmas untuk Hadapi Kontinjensi

Humeera arishanti

April 17, 2026

Polres Rembang Tingkatkan Kesiapsiagaan lewat Latihan Dalmas untuk Hadapi Kontinjensi
Polres Rembang Tingkatkan Kesiapsiagaan lewat Latihan Dalmas untuk Hadapi Kontinjensi

MA Darus Salam – 17 April 2026 | Polres Rembang, bagian dari Polda Jawa Tengah, menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) pada Jumat, 17 April 2026, di halaman apel Markas Besar Polres Rembang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mengasah keterampilan personel serta mempersiapkan diri menghadapi potensi situasi kontinjensi yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Rembang.

Latihan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Rembang, termasuk satuan detasemen, unit reaktif, dan tim operasi khusus. Kehadiran anggota lintas unit ini mencerminkan pendekatan terpadu dalam meningkatkan koordinasi serta sinergi antar bagian kepolisian setempat.

Tujuan utama latihan Dalmas ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan operasional serta kemampuan teknis anggota dalam menghadapi dinamika massa, baik yang bersifat damai maupun yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Selain itu, latihan ini juga bertujuan menguji prosedur standar operasional (SOP) yang telah disusun untuk situasi darurat, sehingga setiap personel dapat merespons dengan cepat dan tepat.

Selama pelaksanaan, peserta menjalani serangkaian skenario simulasi yang dirancang menyerupai kondisi nyata, mulai dari demonstrasi massal, kerumunan dalam acara keagamaan, hingga evakuasi warga akibat bencana alam. Berbagai taktik pengendalian massa diperagakan, termasuk penggunaan formasi barikade, teknik verbal de‑eskalasi, serta pemanfaatan peralatan non‑letal seperti gas air mata dan peluru karet secara terkendali.

Latihan dipimpin oleh Kapolres Rembang bersama perwira senior Polda Jawa Tengah yang berperan sebagai instruktur utama. Kapolres menekankan pentingnya disiplin, komunikasi efektif, dan penegakan hukum yang proporsional dalam setiap operasi. “Kami harus siap menghadapi segala bentuk tantangan, baik itu kerusuhan sosial maupun bencana yang menuntut respons cepat,” ujar Kapolres dalam sambutan pembukaan.

Kebutuhan akan latihan semacam ini menjadi semakin penting mengingat beberapa insiden kerusuhan kecil dan bencana banjir yang melanda wilayah pesisir Rembang dalam beberapa tahun terakhir. Situasi tersebut menuntut aparat kepolisian tidak hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga kepekaan dalam membaca situasi serta kemampuan berkoordinasi dengan instansi lain, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait.

Para peserta mengungkapkan rasa puas atas pelatihan yang intensif dan aplikatif. Seorang anggota Detasemen 3 menyatakan, “Latihan ini memberi kami gambaran nyata tentang bagaimana mengendalikan massa tanpa menimbulkan kerusakan tambahan. Kami belajar pentingnya komunikasi yang jelas dan penggunaan prosedur yang terukur.” Beberapa anggota juga menyoroti peningkatan rasa kebersamaan antar unit sebagai nilai tambah yang signifikan.

Dengan selesainya latihan Dalmas ini, Polres Rembang berkomitmen untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin, menyesuaikan skenario dengan perkembangan situasi keamanan di wilayahnya. Evaluasi hasil latihan akan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan operasional ke depan, memastikan bahwa aparat kepolisian tetap berada pada posisi terdepan dalam melindungi ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Related Post