MA Darus Salam – Turnamen Liga Jabar Istimewa yang digelar oleh PSSI Kota Cimahi pada 18 April 2026 menyaksikan partisipasi dua puluh klub sepak bola resmi serta sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) yang tersebar di seluruh wilayah kota. Pembukaan yang meriah berlangsung di Stadion Sangkuriang, menandai dimulainya kompetisi yang diharapkan menjadi ajang pembinaan bakat muda sekaligus panggung kompetisi tingkat daerah. Suasana stadium dipenuhi sorak sorai penonton, suporter lokal, serta pejabat PSSI yang menegaskan pentingnya turnamen ini dalam memperkuat ekosistem sepak bola Jawa Barat.
Ketua Harian PSSI Kota Cimahi, Barkah Setiawan, menyampaikan rasa bangga atas antusiasme klub dan SSB yang melibatkan lebih dari seratus pemain muda. “Kami melihat semangat tinggi dari setiap tim yang hadir, baik klub tradisional maupun akademi baru. Liga Jabar Istimewa menjadi wadah yang tepat untuk mengasah teknik, taktik, dan mental pemain,” ujarnya dalam sambutan pembukaan. Ia menambahkan bahwa turnamen ini juga menjadi ajang evaluasi bagi pencari bakat dan pelatih yang ingin menyiapkan generasi penerus sepak bola Indonesia.
Daftar klub yang berpartisipasi mencakup nama-nama ternama serta tim amatir yang berambisi menembus jenjang lebih tinggi. Berikut adalah beberapa klub yang turut bergabung:
- Persikab Bandung
- Persikab Subang
- PSB Cimahi United
- FC Cimahi Star
- SSB Harapan Jaya
- SSB Bima Sakti
- PSM Bandung Youth
- SSB Cikapundung
- Club Bandung Raya
- Club Cimahi Warriors
Selain itu, masih ada sepuluh tim lainnya yang berkompetisi dalam fase grup, menambah keragaman taktik dan strategi yang dipertunjukkan di lapangan.
Kehadiran legenda Persib Bandung menjadi sorotan khusus dalam rangkaian acara. Mantan pemain bintang yang pernah mengharumkan nama klub besar itu turun gunung ke Cimahi, hadir untuk memberikan motivasi serta berbagi pengalaman dengan para pemain muda. Ia menyampaikan, “Saya kembali ke tanah Jawa Barat karena percaya bahwa generasi baru membutuhkan contoh nyata. Sepak bola adalah warisan budaya, dan saya ingin membantu menyalurkan semangat juang kepada para anak-anak di sini.” Kehadirannya tidak hanya meningkatkan antusiasme penonton, tetapi juga menambah nilai edukatif bagi peserta.
Selama fase grup, pertandingan berlangsung ketat dengan skor yang menegangkan. Beberapa laga menampilkan gol indah, serangan balik cepat, serta pertahanan disiplin. Tim FC Cimahi Star berhasil menjuarai grup pertama dengan selisih gol yang mengesankan, sementara Persikab Bandung menunjukkan konsistensi defensif yang kuat. Di sisi lain, SSB Bima Sakti mencuri perhatian dengan gaya permainan menyerang yang kreatif, meskipun masih mengalami kekurangan dalam penguasaan bola pada menit-menit akhir pertandingan.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama dua minggu, dengan babak semifinal dan final yang akan digelar di Stadion Sangkuriang pada akhir bulan. Penyelenggara berharap kompetisi ini dapat menjadi batu loncatan bagi pemain muda untuk masuk ke tim senior, sekaligus menarik sponsor serta media lokal untuk mendukung pengembangan sepak bola di tingkat kota. Kesimpulannya, Liga Jabar Istimewa Cimahi berhasil menyatukan semangat kompetisi, pembinaan bakat, dan kebanggaan lokal, sekaligus menampilkan inspirasi dari legenda Persib yang turun gunung demi generasi penerus.











