Tim MTs Salafiyah Tebuireng Raih Juara 5 di IRHAMNA 17th MBI Big Fair Pacet

Liana Ulrica

April 21, 2026

MA Darus Salam – Kompetisi tahunan 17th MBI Big Fair yang digelar oleh MBI Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet pada pekan lalu menjadi panggung prestasi bagi ratusan pelajar se-Jawa Timur. Ajang tersebut menampilkan berbagai lomba akademik, kebudayaan, dan olahraga, termasuk cabang olimpiade pendidikan agama Islam yang dikenal dengan sebutan IRHAMNA.

Di antara puluhan tim yang berpartisipasi, Tim MTs Salafiyah Tebuireng berhasil menembus lima besar, mengantongi posisi juara kelima pada kategori IRHAMNA. Pencapaian ini bukan hanya menambah deretan prestasi sekolah, melainkan juga menjadi kebanggaan bagi seluruh komunitas pesantren dan warga Tebuireng.

Tim yang terdiri dari tiga siswa, yaitu Muhammad Ihab Nashwan, Ahmad Fauzi Alfarizi, dan Siti Nurhaliza, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menjawab soal‑soal yang menantang tentang aqidah, fiqh, dan sejarah Islam. Penilaian juri menyoroti kedalaman pemahaman mereka serta kejelasan penyampaian materi, faktor penting yang menjadi penentu kemenangan.

Guru pembina tim, KH. Abdul Karim, menjelaskan bahwa persiapan berlangsung intensif selama tiga bulan terakhir. “Kami melakukan simulasi ujian, memperdalam kajian kitab klasik, serta melatih cara berargumentasi secara logis. Semua ini bertujuan agar peserta tidak hanya menghafal, tetapi juga mampu berpikir kritis,” ungkapnya dalam wawancara pasca kompetisi.

  • Jumlah peserta IRHAMNA: 300+ tim
  • Lokasi: Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet
  • Juara 5: Tim MTs Salafiyah Tebuireng
  • Anggota tim: Muhammad Ihab Nashwan, Ahmad Fauzi Alfarizi, Siti Nurhaliza

Keberhasilan ini juga memberikan dampak positif bagi citra MTs Salafiyah Tebuireng di kancah pendidikan Islam. Sekolah tersebut dikenal sejak lama dengan kurikulum berbasis pesantren yang menggabungkan ilmu agama dan umum. Prestasi di tingkat provinsi menegaskan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan mampu bersaing dengan institusi lain yang lebih besar.

Orang tua siswa mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian anak‑anaknya. “Kami melihat dedikasi mereka dalam belajar, dan hasil ini adalah buah dari kerja keras serta bimbingan guru yang konsisten,” ujar salah satu orang tua, Ibu Siti Aminah.

Pihak sekolah berencana melanjutkan program peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk penyediaan materi digital dan pelatihan guru secara berkelanjutan. Harapannya, prestasi serupa dapat diraih kembali pada kompetisi berikutnya, bahkan melampaui posisi lima besar.

Dengan menempati posisi juara kelima pada lomba IRHAMNA 17th MBI Big Fair Pacet, Tim MTs Salafiyah Tebuireng tidak hanya mengukir sejarah baru bagi institusi mereka, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengejar keunggulan dalam bidang keagamaan dan akademik.

Related Post