MA Darus Salam – Sabtu, 18 April 2026, halaman utama Pesantren Tebuireng, Jombang, menjadi saksi berkumpulnya ribuan alumni Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) dalam rangka Halal Bihalal IKAPETE 2026. Acara yang sekaligus menjadi pertemuan nasional alumni ini diselenggarakan dengan harapan mempererat jaringan ukhuwah, meninjau capaian bersama, serta menegaskan komitmen kolektif terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Sejak pagi, area halaman pesantren dipenuhi oleh tenda-tenda berwarna cerah, panggung utama, serta stan-stand yang menampilkan dokumentasi sejarah pesantren, produk UMKM alumni, dan literatur keagamaan. Suasana riuh rendah terdengar dari sorak-sorai para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Sumatera dan Kalimantan.
Sorotan Kehadiran Tokoh-tokoh Kunci
- Pengasuh Pesantren KH Abdul Hakim Mahfudz, yang memimpin doa pembukaan dan menyampaikan pesan kebersamaan.
- Kiai Musta’in Syafi’i, tokoh spiritual yang memberikan tausiyah singkat tentang pentingnya persaudaraan antar alumni.
- Gus Fahmi Amrullah, Gus Didik, Gus Irfan, Gus Riza, Gus Mughni, serta sejumlah ulama senior lainnya yang menambah gravitas acara.
- Wakil Ketua IKAPETE, Dr. H. M. Yusuf, yang memaparkan rencana strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.
Keberadaan para tokoh ini tidak hanya menambah keistimewaan acara, namun juga menjadi simbol kesinambungan nilai-nilai tradisional pesantren dalam menghadapi tantangan modernitas. Dalam sambutannya, KH Abdul Hakim Mahfudz menekankan pentingnya menjadikan Hal
al Bihalal IKAPETE sebagai momentum untuk saling memaafkan, memperkuat solidaritas, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pesantren.
Acara dimulai dengan prosesi pengibaran bendera IKAPETE, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh santri-santri berprestasi. Selanjutnya, para alumni berkesempatan mengikuti sesi panel diskusi yang membahas tema “Masa Depan Pendidikan Pesantren di Era Digital”. Diskusi ini melibatkan pakar pendidikan, praktisi teknologi, serta alumni yang kini menempati posisi strategis di institusi pendidikan tinggi.
Selama sesi tanya jawab, para peserta menyoroti kebutuhan akan infrastruktur digital yang memadai, pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perubahan zaman, serta pentingnya kolaborasi lintas wilayah untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Sebagai respons, Dr. H. M. Yusuf mengumumkan pembentukan Tim Kerja Inovasi Digital IKAPETE, yang akan bekerja sama dengan perusahaan teknologi lokal untuk menyediakan platform pembelajaran daring khusus pesantren.
Selain agenda formal, Halal Bihalal IKAPETE 2026 juga menyajikan rangkaian hiburan tradisional, seperti tarian Saman, musik gambus, serta lomba adzan antar santri. Makanan tradisional khas Jawa Timur, termasuk rawon, pecel, dan sate kelapa, disajikan dalam bentuk prasmanan yang dapat dinikmati semua peserta.
Tak hanya itu, acara ini menjadi ajang pameran produk-produk kreatif alumni. Lebih dari seratus stan menampilkan hasil kerajinan tangan, pakaian batik, buku-buku islami, hingga start-up berbasis fintech yang dibangun oleh lulusan pesantren. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan para pendiri, menilai inovasi, serta menegosiasikan peluang kerja sama.
Sejumlah alumni yang telah meraih kesuksesan di bidang bisnis, politik, dan akademik turut berbagi kisah inspiratif mereka. Salah satunya, Bapak Ahmad Rizal, CEO perusahaan agrikultur berkelanjutan, menyampaikan bahwa nilai-nilai kejujuran dan kerja keras yang ia peroleh selama menimba ilmu di Pesantren Tebuireng menjadi pondasi utama dalam mengelola perusahaan.
Penutup acara diisi dengan pembacaan doa bersama, di mana seluruh peserta berdiri melingkar menghadap kiblat. Doa tersebut dipimpin oleh Kiai Musta’in Syafi’i, menegaskan harapan agar ikatan alumni tetap kuat, damai, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Halal Bihalal IKAPETE 2026 tidak hanya menjadi pertemuan sosial, melainkan juga sebuah wadah strategis untuk mengkonsolidasikan visi bersama, memperluas jaringan profesional, serta menyalurkan energi positif alumni demi kemajuan pesantren dan bangsa. Dengan antusiasme tinggi dan partisipasi luas, acara ini menandai babak baru dalam sejarah Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng, yang kini semakin siap menghadapi tantangan masa depan.





