Hino Tingkatkan TKDN Hino hingga 71,85% lewat Investasi Besar dan Rencana Ekspor Global

Cyril Shaman

April 20, 2026

Hino Tingkatkan TKDN Hino hingga 71,85% lewat Investasi Besar dan Rencana Ekspor Global
Hino Tingkatkan TKDN Hino hingga 71,85% lewat Investasi Besar dan Rencana Ekspor Global

MA Darus Salam – Industri kendaraan niaga Hino di Indonesia kembali menegaskan komitmen memperkuat basis produksi dalam negeri. Pada pertemuan resmi dengan pemerintah, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyambut kedatangan delegasi Hino Motors Ltd Jepang, termasuk President & CEO Satyakam Arya, Presiden Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Shingo Sakai, serta Presiden Direktur PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) Hiroshi Terawaki. Diskusi berfokus pada percepatan transformasi industri otomotif nasional melalui peningkatan TKDN Hino.

Sejak memulai operasi, Hino telah menanamkan total investasi sebesar USD 112,5 juta di tanah air. Fasilitas manufaktur yang dibangun mampu memproduksi hingga 75.000 unit kendaraan komersial per tahun, meliputi truk ringan, medium, dan berat. Skala produksi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga menyiapkan landasan bagi Hino untuk menjadi hub ekspor regional. Dengan kapasitas tersebut, perusahaan menambah nilai tambah ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor komponen.

Tenaga kerja lokal menjadi salah satu pilar utama strategi Hino. Saat ini, lebih dari 1.500 pekerja terampil terlibat dalam lini produksi, perakitan, dan kontrol kualitas. Program pelatihan vokasi yang dijalankan bersama institusi pendidikan meningkatkan kompetensi teknisi, memastikan kualitas produk tetap sejalan dengan standar global. Upaya ini juga mendukung penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan di sektor industri alat angkut.

Pencapaian tertinggi dalam hal TKDN Hino tercermin pada enam tipe kendaraan yang berhasil menembus angka 71,85%. Model-model tersebut meliputi Hino300 Series varian 115 SD, 136 HD, 136 HDX, 136 MDL, 115SDB, dan 115 SDBL. Keberhasilan ini menandakan bahwa komponen buatan dalam negeri telah memenuhi persyaratan teknis yang ketat dari prinsipal Jepang, sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar internasional.

  • Hino300 Series 115 SD
  • Hino300 Series 136 HD
  • Hino300 Series 136 HDX
  • Hino300 Series 136 MDL
  • Hino300 Series 115SDB
  • Hino300 Series 115 SDBL

Rata‑rata TKDN untuk seluruh lini produk Hino berada di antara 44,35% hingga 57,26%, namun model unggulan yang disebutkan di atas secara konsisten melampaui batas tersebut. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian terus mendorong kolaborasi yang lebih erat antara Hino dan pemasok lokal, dengan harapan rantai pasok domestik dapat mengurangi volatilitas nilai tukar dan menurunkan biaya produksi secara keseluruhan.

Strategi Hino tidak berhenti pada produksi. Shingo Sakai menekankan pentingnya layanan purna jual yang komprehensif, mencakup jaringan bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, serta dukungan teknis berstandar internasional. Pendekatan ini memastikan kendaraan tetap beroperasi optimal selama masa pakai, sekaligus membangun kepercayaan pelanggan di segmen transportasi komersial.

Di luar batas wilayah nasional, Hino menargetkan Indonesia sebagai basis ekspor kendaraan niaga ke kawasan Asia‑Pasifik dan pasar global lainnya. Infrastruktur pelabuhan yang terus berkembang, bersamaan dengan kebijakan fiskal yang mendukung, memberikan keunggulan kompetitif bagi produsen lokal. Dengan tingkat TKDN Hino yang tinggi, perusahaan memiliki leverage lebih kuat dalam negosiasi kontrak internasional.

Keberhasilan peningkatan TKDN Hino juga memberikan dampak positif pada ekonomi makro. Tingginya nilai lokalitas menambah kontribusi pajak, memperkuat neraca perdagangan, dan memperluas basis industri pendukung. Hal ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mengakselerasi industrialisasi berbasis teknologi dan keberlanjutan.

Secara keseluruhan, sinergi antara investasi strategis, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan TKDN Hino menciptakan ekosistem industri kendaraan niaga yang lebih mandiri dan kompetitif. Dengan fondasi yang kuat, Hino siap menatap tantangan pasar global dan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat produksi serta ekspor kendaraan komersial.

Related Post