Kru Sound Horeg Starmax Tewas Tersengat Listrik di Karnaval Gabus: Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

Afta Rozan Rozan

April 16, 2026

Kru Sound Horeg Starmax Tewas Tersengat Listrik di Karnaval Gabus: Polisi Ungkap Kronologi Lengkap
Kru Sound Horeg Starmax Tewas Tersengat Listrik di Karnaval Gabus: Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

MA Darus Salam – 16 April 2026 | Pada Sabtu malam, 11 April 2026, sebuah tragedi menimpa tim produksi suara Horeg Starmax yang tengah melayani acara karnaval di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Galang, salah satu anggota kru sound system, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sengatan listrik yang terjadi di atas truk pemutar musik.

Insiden terjadi sekitar pukul 21.30 WIB ketika Galang sedang melakukan penyesuaian kabel daya pada sistem suara yang terpasang di atas truk. Menurut keterangan saksi mata, tiba-tiba kilatan cahaya muncul dari konektor yang tampak rusak, diikuti dengan suara desingan listrik yang membuat Galang terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Tim medis yang dipanggil ke lokasi segera memberikan pertolongan pertama, namun kondisi korban sudah sangat kritis. Galang kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, namun usai dilakukan upaya penyelamatan intensif, dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia karena luka akibat sengatan listrik yang parah.

Polisi setempat langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian. Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Brigadir Polisi (Bintara) Anton Setiawan, penyelidikan awal menunjukkan bahwa kabel listrik yang dipakai tidak memenuhi standar keamanan, serta tidak ada perlindungan grounding yang memadai pada peralatan sound system.

  • 21.00 WIB – Persiapan sound system selesai, kru melakukan pengecekan akhir.
  • 21.20 WIB – Galang memeriksa sambungan listrik pada truk, ditemukan kabel yang tampak aus.
  • 21.30 WIB – Kilatan cahaya dan sengatan listrik terjadi, Galang terjatuh.
  • 21.35 WIB – Tim medis tiba, melakukan pertolongan pertama.
  • 22.00 WIB – Korban dibawa ke RSUD Pati, dinyatakan meninggal.
  • 22.30 WIB – Polisi tiba di lokasi, mengamankan area dan memulai penyelidikan.

Polisi juga menegaskan bahwa truk sound system milik Horeg Starmax belum memiliki sertifikasi kelayakan listrik yang resmi. Selain itu, tidak ada prosedur inspeksi rutin yang dijalankan sebelum acara, sehingga potensi bahaya listrik tidak terdeteksi lebih awal.

Selaku penanggung jawab acara, panitia karnaval mengeluarkan pernyataan duka cita atas kehilangan Galang. Mereka menambahkan bahwa seluruh peralatan yang digunakan pada acara tersebut akan dihentikan sementara sampai seluruh prosedur keamanan listrik dipenuhi secara menyeluruh.

Horeg Starmax, perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan peralatan audio, juga merespon insiden ini dengan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban. Pihak manajemen menyatakan komitmen untuk melakukan audit internal atas semua peralatan yang dimiliki, serta meningkatkan pelatihan keamanan kerja bagi seluruh kru.

Keluarga Galang, yang masih berada dalam suasana berduka, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian dan tim medis yang telah berusaha sebaik mungkin. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang pada pekerja lain di industri hiburan.

Pihak kepolisian Kabupaten Pati menegaskan bahwa hasil penyelidikan akan dipublikasikan secara transparan. Jika terbukti ada kelalaian dalam pemenuhan standar keselamatan, pihak terkait akan dikenai sanksi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kasus ini menambah daftar kecelakaan kerja di sektor hiburan yang menyoroti pentingnya penegakan standar keselamatan listrik. Pemerintah daerah Pati dikabarkan akan memperketat regulasi serta meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan peralatan listrik dalam event publik.

Tragedi yang menimpa Galang menjadi peringatan bagi seluruh pelaku industri acara, bahwa keamanan teknis tidak dapat diabaikan. Diperlukan upaya kolaboratif antara penyelenggara, penyedia peralatan, serta aparat keamanan untuk memastikan bahwa setiap acara dapat berlangsung tanpa mengorbankan nyawa pekerja.

Dengan demikian, penyelidikan yang sedang berjalan diharapkan dapat memberikan kejelasan penuh tentang faktor-faktor penyebab kecelakaan ini, sekaligus menjadi dasar bagi pembaruan regulasi keamanan kerja di masa mendatang.

Related Post