KAI Services Luncurkan Laboratorium Quality Control di Dapur Manggarai, Tingkatkan Keamanan Pangan Kereta Api

Afta Rozan Rozan

April 17, 2026

KAI Services Luncurkan Laboratorium Quality Control di Dapur Manggarai, Tingkatkan Keamanan Pangan Kereta Api
KAI Services Luncurkan Laboratorium Quality Control di Dapur Manggarai, Tingkatkan Keamanan Pangan Kereta Api

MA Darus Salam – 17 April 2026 | Jakarta, 17 April 2026KAI Services resmi membuka Laboratorium Quality Control (QC) di fasilitas produksi Dapur Manggarai pada hari Kamis, menandai langkah strategis perusahaan dalam menjamin mutu dan keamanan produk kuliner yang disajikan di kereta api. Upacara peresmian dipimpin oleh Direktur Keuangan dan Administrasi, Deny Eko Andrianto, yang menekankan pentingnya standar higienis dan pengendalian kontaminasi yang ketat dalam setiap tahapan produksi.

Laboratorium QC yang baru ini dilengkapi dengan peralatan modern, termasuk timbangan analitik, refractometer digital, dan termometer digital. Semua instrumen tersebut dirancang untuk mendukung proses pengujian mutu secara akurat dan efisien. Menurut Deny, fasilitas ini memungkinkan tim produksi mengukur parameter kritis secara real‑time, sehingga setiap batch makanan dapat diverifikasi sebelum dipasarkan kepada penumpang.

Keberadaan laboratorium tidak hanya sekadar menambah fasilitas, melainkan menjadi wujud komitmen KAI Services terhadap standar keamanan pangan internasional. Perusahaan telah mengintegrasikan sistem CPPOB/GMP, HACCP, serta ISO 22000 dalam operasionalnya. Penerapan ISO 22000 menekankan pendekatan berbasis proses, pengawasan ketat terhadap titik kontrol kritis, dan jaminan bahwa setiap produk memenuhi persyaratan keamanan pangan secara menyeluruh.

Manajer Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menambahkan bahwa laboratorium ini akan memastikan setiap produk tidak hanya memikat selera, tetapi juga aman untuk dikonsumsi. “Kami ingin menghadirkan produk yang dapat dipercaya pelanggan, karena setiap prosesnya telah melalui pengujian yang ketat dan berbasis sains,” ujar Nyoman dalam sambutan resmi. Pernyataan tersebut menggambarkan visi perusahaan untuk menyeimbangkan cita rasa dengan tanggung jawab sosial terhadap konsumen.

Laboratorium QC mengawal seluruh rantai pasokan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga produk akhir siap dijual. Dengan prosedur pengujian yang objektif, tim dapat mengidentifikasi potensi risiko seperti kontaminasi mikroba, kadar bahan kimia berbahaya, atau ketidaksesuaian nilai gizi. Deteksi dini memungkinkan koreksi segera sebelum produk masuk ke dalam sistem distribusi kereta api.

Implementasi sistem pengendalian mutu yang terintegrasi diharapkan memberikan nilai tambah tidak hanya bagi KAI Services, tetapi juga bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk penumpang, pemasok, dan regulator. Dengan memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas makanan di kereta, perusahaan berpotensi meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperluas pangsa pasar di sektor layanan transportasi.

Kesimpulannya, peluncuran Laboratorium Quality Control di Dapur Manggarai menegaskan komitmen KAI Services dalam menyediakan makanan kereta yang aman, berkualitas tinggi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Langkah ini memperkuat posisi perusahaan sebagai pionir dalam standar keamanan pangan di industri transportasi, sekaligus memberikan jaminan bagi konsumen bahwa setiap gigitan yang mereka nikmati telah melewati proses pengujian yang ketat.

Related Post