MA Darus Salam – Universitas Diponegoro (UNDIP) di Semarang melaksanakan ujian masuk perguruan tinggi nasional, UTBK-SNBT 2026, secara serentak pada tanggal 21 hingga 29 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) yang diadakan di semua perguruan tinggi negeri pusat UTBK di Indonesia.
Hari pertama dimulai pada Selasa, 21 April, dengan dua sesi ujian setiap harinya. Sesi pagi dibuka pukul 06.45 WIB, sementara sesi siang dimulai pukul 12.30 WIB. UNDIP memanfaatkan sejumlah ruang ujian tersebar di kampus Tembalang dan Pleburan, termasuk beberapa fakultas utama. Secara keseluruhan, sebanyak 68 ruang ujian disiapkan untuk menampung ribuan peserta dari berbagai provinsi.
Prof. Dr. Paramita Prananingtyas, S.H., LLM., selaku Wakil Ketua Pengembangan Pendidikan Lembaga Pengembangan dan Penjamin Mutu Pendidikan (LP2MP) UNDIP, menegaskan kesiapan teknis universitas. “Kami telah menyiagakan 68 ruang ujian dengan total 18 sesi untuk memastikan setiap peserta mendapatkan fasilitas ujian yang standar dan kondusif bagi kelancaran pengerjaan soal,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penataan peserta dilakukan secara terstruktur, termasuk penempatan khusus bagi peserta penyandang disabilitas seperti tuna daksa dan tuna rungu di Gedung Fakultas Hukum.
Pengawasan ketat menjadi prioritas utama. Prof. Paramita menekankan pentingnya kejujuran sebagai fondasi seleksi nasional. “Seluruh jajaran pengawas dan penanggung jawab lokasi diberi instruksi untuk menerapkan pengawasan yang tegas namun tetap humanis, guna mencegah segala bentuk kecurangan akademik di lingkungan kampus,” tegasnya. Kebijakan ini selaras dengan upaya universitas untuk menjaga integritas tinggi selama proses seleksi.
Selain aspek teknis, peserta juga diharuskan mematuhi tata tertib yang berlaku. Dokumen identitas dan bukti kelulusan menjadi syarat wajib. Peserta diminta membawa Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU), identitas diri asli, serta fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi bagi lulusan tahun 2024 dan 2025. Bagi lulusan tahun 2026, diwajibkan melampirkan Surat Keterangan Lulus Kelas XII asli lengkap dengan pas foto berwarna dan stempel resmi sekolah sebagai verifikasi keabsahan data.
UNDIP juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti jaringan internet berkecepatan tinggi, ruang istirahat, serta layanan kesehatan darurat. Tim teknis memastikan bahwa semua perangkat komputer berfungsi optimal, dengan prosedur pengecekan sebelum masing‑masing sesi dimulai. Pada hari pertama, tidak ada laporan gangguan teknis signifikan, menandakan persiapan yang matang.
Penekanan pada inklusivitas terlihat dari alokasi ruang khusus bagi peserta difabel. Fasilitas ini dilengkapi dengan perangkat bantu, seperti pembaca layar dan alat bantu pendengaran, sehingga peserta dengan kebutuhan khusus dapat mengikuti ujian tanpa hambatan. Kebijakan ini mencerminkan komitmen UNDIP terhadap pemerataan akses pendidikan.
Secara logistik, koordinasi lintas unit melibatkan biro administrasi, layanan TI, keamanan kampus, serta unit layanan mahasiswa. Setiap unit memiliki peran jelas, mulai dari verifikasi data peserta, penyediaan perlengkapan ujian, hingga penegakan disiplin selama ujian. Kerjasama ini berhasil menciptakan suasana ujian yang tertib dan profesional.
Hasil evaluasi internal setelah hari pertama menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terkait kenyamanan ruang ujian dan kejelasan prosedur. Beberapa peserta mengapresiasi kehadiran petugas pengawas yang ramah namun tegas, serta ketersediaan materi informasi yang mudah dipahami.
Keberhasilan pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UNDIP diharapkan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain dalam menyelenggarakan seleksi masuk yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Dengan standar operasional yang profesional, universitas berkomitmen menghasilkan calon mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai etika.
Secara keseluruhan, UTBK-SNBT 2026 di Universitas Diponegoro berjalan lancar, mencerminkan kesiapan teknis, perhatian pada inklusivitas, serta penegakan integritas yang kuat. Upaya berkelanjutan ini selaras dengan visi UNDIP untuk memberikan layanan edukasi yang ekselen dan dapat diandalkan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
