Kapolsek Lasem Hadiri Pembukaan KKN STAI Al-Hidayat 2026, Dukung Pemberdayaan Masyarakat Desa Rembang

Afta Rozan Rozan

April 18, 2026

Kapolsek Lasem Hadiri Pembukaan KKN STAI Al-Hidayat 2026, Dukung Pemberdayaan Masyarakat Desa Rembang
Kapolsek Lasem Hadiri Pembukaan KKN STAI Al-Hidayat 2026, Dukung Pemberdayaan Masyarakat Desa Rembang

MA Darus Salam – Rembang, 18 April 2026 – Pada Sabtu pagi, kantor Kepolisian Resor Rembang menyaksikan kehadiran AKP Moh. Syafi’i Karim, S.H., Kapolsek Lasem, dalam upacara pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh STAI Al‑Hidayat Lasem. Acara resmi dimulai pukul 09.30 WIB di Pendopo Kantor Kecamatan Lasem dan berlangsung dengan suasana yang aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan.

Acara dibuka dengan pembacaan doa bersama, diikuti dengan sambutan Kepala Kecamatan Lasem yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam rangka memperkuat kemandirian desa. Selanjutnya, Kapolsek Lasem menyampaikan pidato singkat yang menyoroti peran polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam program pembangunan sosial.

“Kehadiran kami di sini mencerminkan komitmen Polres Rembang untuk mendukung upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan praktik lapangan,” ujar AKP Syafi’i Karim. Ia menambahkan bahwa KKN STAI Al‑Hidayat 2026 memiliki potensi besar untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan sumber daya lokal, serta menggerakkan inovasi dalam bidang pertanian, kesehatan, dan pendidikan di desa‑desa sekitar Lasom.

Dalam sesi tanya‑jawab, para mahasiswa KKN menanyakan tantangan keamanan yang sering dihadapi warga, terutama terkait perlindungan lahan pertanian dan penanggulangan kriminalitas ringan. Kapolsek Lasem menegaskan bahwa polisi akan meningkatkan patroli bersama tokoh masyarakat dan memfasilitasi pelatihan keamanan lingkungan bagi warga desa.

Program KKN tahun ini mengusung tema “Pengembangan Potensi dan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Desa”. Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing‑masing akan mengimplementasikan proyek di bidang pertanian organik, pemberdayaan UMKM, serta pelatihan literasi digital. Seluruh kegiatan akan dipantau oleh pembina kampus serta perwakilan kepolisian setempat, memastikan bahwa hasilnya dapat berkelanjutan setelah masa KKN berakhir.

Warga Lasem menyambut baik kehadiran aparat kepolisian dalam acara tersebut. Salah satu tokoh masyarakat, Bapak Hadi Sutrisno, Ketua Karang Taruna, menyatakan, “Kehadiran Kapolsek Lasem memberi rasa aman dan motivasi bagi kami untuk berpartisipasi aktif dalam program KKN. Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan solusi nyata bagi permasalahan desa.”

Selain diskusi, acara juga diisi dengan demonstrasi praktik lapangan, seperti pembuatan pupuk kompos berbasis limbah organik dan pelatihan penggunaan aplikasi pertanian digital. Mahasiswa menampilkan hasil riset mereka yang menyoroti potensi lahan sawah di Kecamatan Lasem yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Seluruh rangkaian acara berakhir dengan foto bersama, menandakan sinergi antara lembaga pendidikan, kepolisian, dan komunitas lokal. Kapolsek Lasem menutup kunjungan dengan harapan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan akan berlanjut menjadi program jangka panjang yang meningkatkan kesejahteraan warga.

Ke depan, Polres Rembang berencana mengadakan forum rutin bersama STAI Al‑Hidayat untuk meninjau progres proyek KKN, serta menyiapkan program pelatihan keamanan lingkungan yang melibatkan relawan warga. Diharapkan, melalui sinergi ini, Desa Lasem dapat menjadi contoh model kemandirian desa yang didukung oleh pendidikan tinggi dan aparat keamanan.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin pada pembukaan KKN STAI Al‑Hidayat 2026, diharapkan desa‑desa di sekitar Lasem dapat melangkah lebih mandiri, aman, dan sejahtera, selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Rembang.

Related Post