MA Darus Salam – 16 April 2026 | Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati tahun 2026 diselenggarakan pada Kamis, 16 April 2026, di Hotel Gitrary, Pati. Acara yang dipimpin oleh Ketua Panitia Muscab, Sunoto, berhasil menampilkan tujuh nama kandidat yang diusulkan untuk mengisi posisi Ketua DPC PKB Pati. Keputusan ini diambil berdasarkan rekomendasi Tim Koordinator DPP PKB yang telah melakukan penjaringan intensif di lapangan.
Berikut adalah daftar lengkap tujuh nama calon Ketua DPC PKB Pati yang dibacakan pada Muscab:
- Kastomo – Anggota DPRD Kabupaten Pati
- Risma Ardhi Chandra – Plt. Bupati Pati
- Gus Rizal – Ketua DPC PKB Pati
- Muntamah – Anggota DPRD Kabupaten Pati
- Husain – Sekretaris DPC PKB Pati
- Sugiharto – Anggota DPRD Jawa Tengah
- Sunoto – Ketua Panitia Muscab dan kader senior PKB
Penekanan utama dalam proses uji kompetensi meliputi empat aspek utama: kesiapan mental, etika politik, loyalitas kepada partai, dan dedikasi terhadap visi misi PKB. DPP PKB memiliki hak prerogatif untuk menilai hasil “breakdown” dari masing‑masing kandidat berdasarkan kriteria tersebut. Sunoto menegaskan bahwa keputusan akhir akan sepenuhnya berada di tangan DPP, namun faktor loyalitas kader tetap menjadi pertimbangan utama.
“Kami ingin pimpinan PKB Pati berasal dari akar rumput partai. PKB adalah partai kader, jadi barometer utamanya adalah loyalitas,” ujar Sunoto dengan tegas. Ia menolak keras praktik politik uang, menyatakan bahwa Muscab bukan sarana “lelang” jabatan, melainkan forum demokratis untuk menyeleksi pemimpin yang berintegritas.
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang masuk dalam daftar calon, menegaskan kesiapan dirinya jika terpilih. Ia mengaku bergabung dengan PKB menjelang Pilkada 2024 sebagai kader “naturalisasi” dan berkomitmen memperkuat hubungan partai dengan masyarakat. “Saya baru masuk PKB, istilahnya naturalisasi. Jika dipercaya, saya siap mengemban amanah Ketua DPC PKB Pati,” ujarnya.
Sementara itu, beberapa tokoh partai yang turut dinominasikan, seperti Kastomo, Gus Rizal, dan Sugiharto, juga menyiapkan program kerja yang menitikberatkan pada pemberdayaan kader, peningkatan partisipasi politik warga, serta penguatan jaringan antar‑cabang PKB di tingkat provinsi. Mereka menekankan pentingnya sinergi antara legislatif daerah dan partai dalam menyuarakan aspirasi konstituen.
Dalam kesempatan yang sama, Sunoto menekankan bahwa proses seleksi tidak hanya menilai prestasi politik semata, tetapi juga menilai kemampuan calon dalam mengelola konflik internal, menegakkan disiplin partai, serta mengoptimalkan potensi sumber daya manusia. “DPP akan menilai secara holistik, bukan hanya berdasarkan jabatan yang pernah dijabat,” kata Sunoto.
Kesimpulannya, Muscab PKB Pati 2026 berhasil mempertemukan tujuh nama calon Ketua DPC yang memiliki latar belakang politik dan kaderisasi yang beragam. Dengan tahapan uji kompetensi yang ketat, diharapkan pemimpin terpilih akan mampu memajukan PKB di Pati, menjaga integritas partai, serta memperkuat posisi PKB dalam kancah politik regional. Keputusan akhir akan sangat menentukan arah strategi PKB Pati menjelang pemilihan legislatif dan eksekutif mendatang.
