MA Darus Salam – Vivo resmi meluncurkan varian terbarunya, Vivo X300 Ultra, secara global pada 16 April 2026. Peluncuran ini menandai langkah pertama seri “Ultra” keluar dari zona eksklusif pasar domestik China, memberikan akses resmi bagi konsumen internasional beserta layanan purna jual dan dukungan perangkat lunak yang lebih baik.
Kolaborasi Kamera dengan ZEISS
Fokus utama Vivo X300 Ultra terletak pada sistem fotografi yang dibangun bersama ZEISS, produsen optik ternama. Kerjasama ini bukan sekadar penempatan logo; tiga lensa utama ZEISS Master Lenses Collection terintegrasi secara mendalam, menawarkan focal length 35 mm untuk street photography, 85 mm untuk portrait, dan 14 mm untuk lanskap.
Sensor utama menggunakan Sony Lytia 901 beresolusi 200 MP dengan ukuran 1/1.12 inci dan aperture f/1.85. Sensor ini mampu menangkap cahaya secara maksimal, menghasilkan rentang dinamis luas dan detail tajam bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Pada sisi telefoto, Vivo menempatkan sensor Samsung HP0 200 MP, focal length 85 mm, aperture f/2.67, serta dukungan gimbal‑level stabilization yang meredam getaran tangan pada zoom tinggi.
Fitur Telephoto Extender dan Kemampuan Videografi
Telephoto Extender Gen 2 Ultra memperluas jangkauan digital hingga setara 400 mm dengan degradasi kualitas yang sangat minim. Fitur ini cocok untuk fotografi satwa liar atau olahraga. Kamera ultrawide 50 MP dengan focal length 14 mm menonjolkan kontrol distorsi, menghasilkan foto arsitektur dan pemandangan yang proporsional.
Di bidang video, semua kamera belakang dapat merekam dalam resolusi 4K pada 120 fps. Format 10‑bit Log disediakan untuk para kreator yang menginginkan fleksibilitas dalam color grading, sehingga hasil video memiliki kedalaman warna setara standar sinematografi profesional.
Performa dan Daya Tahan
Di balik kemampuan visual, Vivo X300 Ultra dibekali baterai berkapasitas 6.600 mAh. Pengisian cepat 100 W melalui kabel dan 40 W secara nirkabel memungkinkan pengisian penuh dalam waktu singkat, sementara fitur reverse wireless charging memungkinkan perangkat lain, seperti earphone TWS, diisi daya dalam keadaan darurat.
Keamanan dioptimalkan dengan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, lebih responsif dibandingkan sensor optik konvensional. Koneksi terbaru hadir melalui Wi‑Fi 7, Bluetooth 5.4, serta NFC. Sertifikasi IP68 dan IP69 menjamin ketahanan terhadap rendaman serta semprotan air bertekanan tinggi.
Spesifikasi Teknis Lengkap
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Prosesor | Snapdragon 8 Gen 3 (4 nm) |
| RAM / Penyimpanan | 16 GB RAM + 1 TB UFS 4.0 |
| Kamera Utama | 200 MP Sony Lytia 901, f/1.85 |
| Kamera Telefoto | 200 MP Samsung HP0, f/2.67, 85 mm |
| Kamera Ultrawide | 50 MP, 14 mm |
| Video | 4K @ 120 fps, 10‑bit Log |
| Baterai | 6 600 mAh, 100 W fast charge, 40 W wireless |
| OS | Android 14 dengan UI Vivo X |
Harga dan Penawaran Khusus di Eropa
Di pasar Eropa, khususnya Jerman, varian dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 1 TB dibanderol sekitar €2.000 (sekitar Rp40 juta). Vivo juga menawarkan paket bundling fotografi profesional yang mencakup lensa tambahan 400 mm, casing khusus, dan grip kamera fisik dengan harga €2.600 (sekitar Rp53 juta).
Kesimpulan
Peluncuran Vivo X300 Ultra secara global menegaskan komitmen Vivo untuk bersaing di segmen flagship premium. Kombinasi sensor 200 MP, kolaborasi ZEISS, baterai besar, serta dukungan teknologi terkini seperti Wi‑Fi 7 dan IP68/69 menjadikan perangkat ini sebagai standar baru bagi smartphone yang menitikberatkan kualitas visual dan performa tanpa kompromi.
