63 ASN Pemkot Semarang Berangkat ke Tanah Suci: Wali Kota Agustina Tekankan Peran Teladan dan Pelayanan Jemaah

Itlak Assala

April 16, 2026

63 ASN Pemkot Semarang Berangkat ke Tanah Suci: Wali Kota Agustina Tekankan Peran Teladan dan Pelayanan Jemaah
63 ASN Pemkot Semarang Berangkat ke Tanah Suci: Wali Kota Agustina Tekankan Peran Teladan dan Pelayanan Jemaah

MA Darus Salam – 16 April 2026 | Semarang, 15 April 2024 – Sebanyak enam puluh tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang resmi dilepas tugas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Pelepasan ini dilaksanakan di Balaikota pada Rabu (15/4) dan sekaligus menjadi momen penting bagi kota dalam menyiapkan petugas haji daerah yang akan mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa para ASN yang berangkat tidak hanya menjalankan ibadah pribadi, melainkan juga memikul tanggung jawab sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat internasional. “Ini amanat yang berat tapi mulia. Jadilah wajah pemerintah yang memberikan pelayanan terbaik, jaga kesehatan jemaah, dan utamakan keselamatan,” ujar Agustina dalam sambutannya.

Agustina juga menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya puluhan ASN sebagai representasi pemerintah daerah dan nasional. “Saya senang bisa melepas mereka. Harapannya tentu seluruh proses ibadah berjalan lancar sampai pulang,” katanya, menambahkan bahwa para petugas sekaligus merupakan duta pelayanan pemerintah Indonesia di luar negeri.

Pelepasan tersebut turut menyoroti kehadiran Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Semarang yang turut berangkat. Kehadiran pejabat tertinggi ini diharapkan menjadi contoh disiplin dan kesungguhan beribadah bagi seluruh jemaah, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan prima.

  • Guru dan kepala sekolah: 29 orang (sektor pendidikan menjadi komposisi terbesar)
  • Tenaga medis dari RSUD dan Dinas Kesehatan: sejumlah signifikan untuk mendukung layanan kesehatan jemaah
  • Anggota Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)
  • Anggota Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD)

Meskipun puluhan ASN berangkat, pelayanan publik di Kota Semarang dijamin tetap berjalan normal. Dengan total ASN sekitar 14 ribu orang, pihak pemkot telah melakukan pengaturan tugas sebelumnya sehingga tidak terjadi kekosongan layanan bagi masyarakat. Koordinasi internal antar dinas-dinas terkait memastikan semua fungsi pemerintahan tetap terjaga.

Wali Kota menegaskan bahwa para ASN yang berangkat diminta untuk fokus pada ibadah tanpa terbebani urusan tugas di daerah. “Urusan pelayanan sudah dikoordinasikan dengan baik. Jadi peserta diminta fokus total pada ibadah,” tegasnya.

Selain tugas administratif, para petugas juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci. Mengingat iklim ekstrem Arab Saudi, mereka disarankan mengatur pola tidur, tidak memaksakan tenaga, serta menyesuaikan diri dengan cuaca agar rangkaian ibadah dapat dijalani dengan optimal.

Sebagai penutup, Agustina menitipkan doa agar Kota Semarang senantiasa diberkahi dan pembangunan kota dijauhkan dari hal-hal yang menghambat. “Dititipkan doa agar Kota Semarang selalu dilimpahi rahmat dan dijauhkan dari hal-hal yang menghambat pembangunan,” pungkasnya.

Dengan keberangkatan 63 ASN ini, Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmen kuatnya dalam melayani jemaah haji, sekaligus memperlihatkan contoh kepemimpinan yang mengedepankan nilai pelayanan, kesehatan, dan disiplin. Keberhasilan misi haji ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan kota, tetapi juga kontribusi nyata bagi citra Indonesia di kancah internasional.

Related Post