MA Darus Salam – 16 April 2026 | Setelah tiga musim menggelar taktik di AFC Bournemouth, pelatih asal Spanyol Andoni Iraola resmi mengumumkan tidak memperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah proses negosiasi yang berlangsung selama 15 bulan, dan menandai berakhirnya masa jabatan yang dianggap sukses bagi Cherries.
Iraola, yang memimpin Bournemouth sejak 2023, berhasil mengangkat klub ke posisi tertinggi dalam sejarah mereka dengan finis sembilan pada musim lalu, menyamai rekor terbaik. Musim pertama ia memimpin klub, Bournemouth mencatat posisi ke-12, dan pada musim berikutnya berhasil menembus zona Liga Eropa, hanya tiga poin di belakang Chelsea di peringkat keenam. Prestasi tersebut mencakup kemenangan beruntun melawan Manchester United di Old Trafford selama dua musim berturut‑turut serta dua kemenangan melawan Arsenal.
Dalam pernyataannya, Iraola menegaskan rasa terima kasihnya kepada pemain, staf, serta suporter Bournemouth. “Saya merasa ini adalah saat yang tepat untuk melangkah maju, namun kenangan indah bersama Cherries akan selalu saya bawa,” ucapnya. Ia menambahkan, “Terima kasih kepada Bill dan seluruh tim yang telah menjadikan pengalaman saya di Vitality Stadium begitu istimewa.”
Keputusan tersebut segera memicu spekulasi mengenai tujuan berikutnya. Klub-klub Premier League, termasuk Crystal Palace dan Manchester United, langsung menaruh minat pada sosok Iraola. Crystal Palace dilaporkan telah mengajukan tawaran kontrak multi‑juta pound dengan janji investasi tahunan pada skuad mereka, sekaligus mengantisipasi kepergian Oliver Glasner yang diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini.
Di sisi lain, Manchester United yang masih mencari pengganti permanen untuk Ruben Amorim, juga menilai Iraola sebagai kandidat potensial. Meskipun klub masih belum menentukan kebijakan manajerial jangka panjang, nama Iraola muncul dalam daftar pendek calon pelatih, terutama setelah menilai keberhasilannya memperbaiki performa tim menengah ke atas di Premier League.
Selain tawaran dari klub Inggris, Iraola juga dikabarkan menjadi incaran klub asal Jerman, Bayer Leverkusen, serta klub asal Spanyol, Athletic Bilbao, tempat ia pernah berkarier sebagai pemain selama 12 tahun. Semua tawaran tersebut menambah kompleksitas pilihan kariernya menjelang musim depan.
Berikut rangkuman singkat tawaran yang sedang dipertimbangkan Iraola:
- Crystal Palace: Kontrak multi‑juta pound dengan rencana investasi pada skuad.
- Manchester United: Posisi sebagai pelatih utama, dengan tantangan mengisi kekosongan di lini tengah setelah kepindahan Casemiro.
- Bayer Leverkusen: Kandidasi sebagai pelatih, bersaing dengan kandidat lain seperti Hürzeler.
- Athletic Bilbao: Peluang kembali ke tanah kelahiran, menutup siklus kariernya.
Jika Iraola memilih melanjutkan kariernya di Inggris, ia kemungkinan akan membawa serta beberapa pemain kunci Bournemouth. Striker muda Eli Junior Kroupi yang telah mencetak 10 gol liga serta bek Marco Senesi menjadi target potensial Manchester United, yang tengah mencari penguatan di lini serang dan pertahanan. Kedua pemain tersebut diperkirakan akan menuntut biaya transfer signifikan, mengingat kontrak Kroupi berlaku hingga 2030.
Keputusan Iraola tidak hanya berdampak pada Bournemouth, yang kini harus mencari pengganti untuk mengisi kekosongan pelatih sekaligus mempertahankan ambisi Eropa, namun juga pada pasar transfer musim panas mendatang. Jika klub-klub besar berhasil mengamankan jasa pelatih berpengalaman seperti Iraola, dinamika persaingan manajer Premier League akan semakin intens.
Secara keseluruhan, langkah Iraola untuk meninggalkan Bournemouth menandai babak baru dalam kariernya yang menjanjikan. Baik klub Inggris maupun luar negeri bersaing ketat untuk menariknya, mencerminkan pengakuan atas kualitas taktik dan kepemimpinan yang telah ia tunjukkan di liga paling kompetitif dunia.
Dengan segala kemungkinan yang terbuka, para pengamat menanti keputusan akhir Iraola yang akan menentukan arah strategi manajerial di beberapa klub papan atas serta masa depan AFC Bournemouth di musim mendatang.











