DPP PKB Diharapkan Prioritaskan Kader Militan untuk Pimpin DPC PKB Pati

Humeera arishanti

April 21, 2026

MA Darus Salam – Sejumlah tujuh nama resmi telah diusulkan sebagai calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati. Seluruh kandidat kini tengah menjalani serangkaian uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Di tengah proses seleksi tersebut, suara keras muncul menuntut DPP memberikan prioritas utama kepada kader militan partai untuk mengisi posisi tertinggi di tingkat cabang.

Kader internal yang menjadi sorotan meliputi Sekretaris DPC PKB Pati, Ahmad Husain, serta Anggota Fraksi PKB DPRD Pati, Kastomo. Kedua nama tersebut dianggap memiliki kedekatan kuat dengan basis massa di tingkat akar rumput, sebuah nilai yang ditekankan oleh tokoh senior partai, Samu’in Wage.

Samu’in, yang juga dikenal sebagai mantan Ketua Majelis Wali Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) di Margoyoso, menegaskan bahwa PKB harus menempatkan kader militan di atas pertimbangan finansial semata. “PKB adalah partai kader. Oleh karena itu, memposisikan kader yang memiliki militansi kuat serta basis massa yang riil di tingkat grassroot harus menjadi pertimbangan utama dibandingkan sekadar kekuatan uang,” ujarnya pada Senin (20/4/2026).

Meski menyadari pentingnya dukungan finansial dalam kancah politik, Samu’in menekankan bahwa kolaborasi yang seimbang antara kaderisasi dan keuangan harus menjadi landasan. “Idealnya adalah kolaborasi antara kaderisasi dan finansial. Politik tanpa dukungan finansial memang kekuatannya tidak akan maksimal, tapi militansi adalah fondasinya,” jelasnya.

Dari tujuh nama yang diajukan, Samu’in melihat potensi terbesar pada Kastomo. Anggota DPRD Pati ini dikenal dengan tagline “Kastomo Merakyat” yang mencerminkan kedekatan dengan rakyat. “Ada calon seperti Pak Chandra yang mungkin kuat di finansial, tapi dia kader naturalisasi, bukan dari awal. Di sisi lain, ada Mas Kastomo yang perlu dipertimbangkan,” ujar Samu’in.

Selain Kastomo, Samu’in juga menjagokan Ahmad Husain. Sebagai Sekretaris DPC, Husain memiliki pemahaman mendalam tentang peta politik di 21 kecamatan Kabupaten Pati. “Pak Husain itu Sekretaris DPC, dia punya catatan karakteristik di seluruh kecamatan dan menjalin hubungan baik dengan semua elite partai. Sesekali DPP perlu memunculkan nama baru dengan kaderisasi yang kuat. Masalah finansial itu bisa dibangun secara kolektif,” tambahnya.

Berikut adalah daftar tujuh nama yang sedang dipertimbangkan untuk jabatan Ketua DPC PKB Pati:

  • Ahmad Husain – Sekretaris DPC PKB Pati
  • Kastomo – Anggota Fraksi PKB DPRD Pati
  • Chandra – Kandidat kuat di bidang finansial
  • Nama A – Anggota Dewan Partai
  • Nama B – Pengurus Tingkat Kecamatan
  • Nama C – Aktivis Masyarakat
  • Nama D – Pengusaha yang berafiliasi dengan PKB

Kehadiran nama-nama tersebut mencerminkan dinamika internal PKB yang tengah menyeimbangkan antara kebutuhan dana kampanye dan keinginan untuk tetap berakar pada kader militan. Samu’in menutup dengan harapan bahwa DPP PKB akan menilai kader sebagai potensi kekuatan yang utuh. “Membangun jejaring finansial relatif lebih mudah ketimbang membentuk sosok kader yang memiliki jati diri politikus sejati. PKB adalah partai kader; letakkanlah kader sebagai nakhoda untuk menjemput aspirasi masyarakat,” pungkasnya.

Keputusan DPP PKB dalam memilih kandidat yang paling representatif akan menjadi cermin komitmen partai terhadap nilai-nilai kaderisasi. Jika DPP menempatkan kader militan di posisi strategis, PKB diharapkan dapat memperkuat basis massa di Pati sekaligus menjaga integritas politiknya di tengah persaingan yang kian ketat.

Kesimpulannya, penekanan pada kader militan sebagai prioritas utama dalam penunjukan Ketua DPC PKB Pati mencerminkan upaya partai untuk menyeimbangkan antara kekuatan finansial dan militansi. Pilihan yang diambil DPP PKB akan menentukan arah partai dalam menggerakkan basis massa, memperkuat legitimasi, dan mempertahankan dukungan konstituen di wilayah Pati.

Related Post